NEWSTICKER
WNI dari Tiongkok diseprotkan cairan saat tiba di Batam, Kepri. Foto: ANT/DOK Kemenlu
WNI dari Tiongkok diseprotkan cairan saat tiba di Batam, Kepri. Foto: ANT/DOK Kemenlu

Menangkal Penyebaran Virus Korona

Nasional Virus Korona Rangkuman Nasional
Achmad Zulfikar Fazli • 03 Februari 2020 21:23
Jakarta: Pemerintah Indonesia 'berakrobat' mencegah penyebaran virus korona masuk Tanah Air. Salah satunya melakukan observasi dan karantina kepada 238 warga negara Indonesia (WNI) dan lima tim pendahulu yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok.
 
Wuhan merupakan pusat penyebaran virus korona. Berdasarkan data Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, angka kematian akibat virus korona mencapai 362 orang dan total infeksi mencapai 17.485 orang di Negeri Tirai Bambu per Senin, 3 Februari 2020.
 
Ratusan WNI dipulangkan ke Tanah Air dan ditempatkan di Natuna, Kepulauan Riau. Mereka tiba di Pangkalan Militer Natuna pada Minggu, 2 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WNI dibawa ke Pangkalan Militer Natuna untuk menjalani observasi dan karantina. Pemerintah ingin memastikan seluruh WNI yang diangkut dari Wuhan bebas virus korona.
 
"Kita punya tempat isolasi yang jauh dari penduduk dan terbaik terpilih adalah Natuna," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 1 Februari 2020.
 
Jarak Pangkalan Militer Natuna ke permukiman penduduk sekitar lima sampai enam kilometer. Fasilitas yang dimiliki rumah sakit di Pangakalan Militer Natuna pun terbilang lengkap dan mampu menampung sekitar 300 pasien.
 
Berikut rangkuman upaya pencegahan penyebaran virus korona:
 
1. Jokowi Ingin WNI di Wuhan Segera Pulang
 
Presiden Joko Widodo ingin seluruh WNI di Wuhan segera dievakuasi. Langkah itu diambil usai virus korona menyerang Negeri Tirai Bambu.
 
"Secepatnya membawa WNI kita sebanyak kurang lebih 243 orang ke Indonesia dengan tahapan-tahapan," kata Jokowi di Yogyakarta, Jumat, 30 Januari 2020.
 
Namun, Jokowi tak mau gegabah. Pemerintah akan mengecek WNI sebelum kembali ke Tanah Air.
 
Selengkapnya baca di sini
 
2. WNI dari Wuhan Tiba di Batam
 
Pesawat Batik Air Airbus 333 yang membawa 241 WNI dari Wuhan tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. Mereka tiba sekitar pukul 08.35 WIB.
 
Pantauan Medcom.id, pesawat diparkirkan di bagian kargo bandara. Posisi pesawat tak jauh dari tiga pesawat milik TNI AU.
 
Ratusan WNI diangkut ke Natuna menggunakan pesawat TNI AU. Mereka dipastikan dikarantina 14 hari.
 
Selengkapnya baca di sini
 
3. WNI dari Tiongkok Diterbangkan ke Natuna
 
Ratusan WNI dari Tiongkok yang tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, langsung dipindahkan ke tiga pesawat TNI AU. Seluruh WNI mendapat pengawalan menuju pesawat yang akan membawa mereka ke Natuna.
 
Puluhan petugas medis dan otoritas bandara menjaga dan mengawal proses penerbangan. Seluruh petugas menggunakan baju pelindung diri.
 
Proses pemindahan berlangsung satu jam. Situasi di Bandara Hang Nadim Batam berjalan normal dengan penjagaan personel kepolisian
 
"Untuk di Bandara Hang Nadim sendiri, kami mengerahkan satu SSK personel Polda Kepri untuk melakukan pengamanan. Selain dari Polda juga ada petugas Aviation Security (Avsec) bandara dan Imigrasi," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt di Bandara Hang Nadim, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Selengkapnya baca di sini
 
4. WNI dari Wuhan di Batam Disemprot Cairan
 
Ratusan WNI dari Wuhan, Hubei, Tiongkok, yang tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, disemprotkan cairan. Penyemprotan dilakukan selepas WNI tersebut turun dari pesawat.
 
Para WNI diminta berputar oleh petugas demi memastikan seluruh pakaian dan bagian luar tubuh terkena cairan. Tindakan ini diambil untuk mensterilkan WNI yang datang dari pusat wabah virus korona.
 
"Pesawat juga akan disemprot disinfektan sesuai prosedur keamanan kesehatan," kata Kepala KKP Kelas I Batam Achmad Farchanny melansir Antara, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Selengkapnya baca di sini
 
5. Terawan Bakal Berkantor di Natuna
 
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan berkantor di Natuna, Kepulauan Riau, selama beberapa waktu. Terawan akan membantu kegiatan observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok.
 
"Menteri kesehatan bersama dengan tim akan membuka kantor di Natuna dan juru bicara menteri kesehatan dari waktu ke waktu akan menyampaikan update perkembangan," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Selengkapnya baca di sini
 
6. Kebijakan Bebas Visa Bagi Warga Tiongkok Dihentikan Sementara
 
Indonesia menghentikan sementara kebijakan bebas visa bagi warga negara Tiongkok. Keputusan ini diambil Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas dengan menteri Kabinet Indonesia Maju di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk mencegah penyebaran virus korona.
 
"Kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrivals untuk warga negara Tiongkok yang bertempat tinggal di Mainland China untuk sementara dihentikan," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai rapat terbatas dengan Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Pemerintah juga meminta penerbangan langsung dari dan menuju Tiongkok ditunda sementara sejak Rabu, 5 Februari 2020, pukul 00.00 WIB. Semua pendatang yang tiba dari Tiongkok untuk sementara tidak diizinkan masuk dan transit di Indonesia.
 
Selengkapnya baca di sini
 
Keputusan evakuasi WNI diambil usai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus korona menjadi status darurat global. Pemerintah di seluruh dunia juga menutup perbatasan mereka dari dan ke Tiongkok. Bahka, mereka melarang warga Tiongkok masuk guna menghentikan penyebaran virus.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif