Ilustrasi tes wawancara hakim agung - Medcom.id/Dian Ihsan
Ilustrasi tes wawancara hakim agung - Medcom.id/Dian Ihsan

Calon Hakim Agung Dipertanyakan Tak Lapor 3 Tanah

Nasional mahkamah agung komisi yudisial seleksi hakim agung
Dian Ihsan Siregar • 05 Januari 2019 10:54
Jakarta: Anggota Komisi Yudisial (KY) Sukma Violetta mencecar calon Hakim Agung Sartono yang belum melaporkan hartanya. KY menemukan tiga bidang tanah milik Sartono di Yogyakarta dan Sleman belum masuk dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
 
"Ada laporan tiga tanah milik Pak Sartono di Yogyakarta dan Sleman yang diduga belum dilaporkan di LHKPN," tanya Sukma saat tes wawancara calon Hakim Agung di Ruang Auditorium KY, Jakarta, Jumat, 4 Januari 2018.
 
Sartono mengaku tiga tanah itu sudah dijual. Hasil penjualan tanah, kata dia, dibagikan pada anak-anaknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi saya pernah menjadi kepala kantor di sana sekitar 3-4 tahun, saya memiliki tanah di sana betul, saya punya rumah di sana. Tapi itu semuanya sudah saya jual dan saya tidak miliki lagi," jawab Sartono.
 
(Baca juga:Calon Hakim Agung Dicecar Soal Hobi Main Golf)
 
Tak cuma tanah, Sukma juga penasaran dengan harta kekayaan Sartono yang naik. Dalam LHKPN ada peningkatan harta kekayaan dari 2016 ke 2017.
 
Sartono mengaku harta naik lantaran ada peningkatan gaji. Dia diangkat menjadi salah satu pimpinan di pengadilan dan menerima honor Rp50 juta tiap bulannya.
 
"Memang kenaikannya cukup signifikan, karena saya jadi wakil ketua. Ini merupakan hasil perjuangan kami, dari penghasilan yang hanya Rp20 juta per bulan," tutur Sartono.
 
(Baca juga:MA Diminta Terlibat Mempersiapkan Calon Hakim Agung)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif