Perlu pendekatan khusus untuk bisa membujuk anak didik menumbuhkan kecintaan terhadap buku (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)
Perlu pendekatan khusus untuk bisa membujuk anak didik menumbuhkan kecintaan terhadap buku (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Diiming-imingi Hadiah, Trik agar Anak Mau Baca Buku

Nasional bukuuntukindonesia
Gervin Nathaniel Purba • 25 Juli 2017 07:31
medcom.id, Pringsewu: Setiap kepala sekolah tentunya ingin murid-muridnya gemar membaca buku. Namun hal itu tidak mudah. Perlu pendekatan khusus untuk bisa membujuk anak didiknya menumbuhkan kecintaan terhadap buku.
 
Sutrisno selaku Kepala Sekolah SDN Gadingrejo 7, Lampung, membeberkan bagaimana cara dia meningkatkan minat baca muridnya. Semenjak menjabat sebagai Kepala Sekolah pada 2012, Sutrisno membuat kebijakan mewajibkan setiap murid meminjam buku di perpustakaan setiap Sabtu.
 
"Di luar itu (Sabtu), Senin dan Rabu sifatnya boleh meminjam tapi atur berdasarkan kelas," ujar Sutrisno kepada Metrotvnews.com, ditemui di SDN Gadingrejo 7, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Jumat 21 Juli 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut ayah dari empat orang anak ini, kebijakan yang ia terapkan dapat meningkatkan minat baca para murid, meskipun ada kerbatasan stok buku dan keterbatasan dalam pelayanan. "Bagi yang sering meminjam ada hasilnya dan mampu memotivasi dirinya sendiri. Sehingga anak memiliki dampak positif dibandingkan dengan anak yang tidak membaca buku," ucap Sutrisno.
 
Namun, Sutrisno mengaku upayanya tidak berjalan dengan mudah ketika pertama kali diterapkan. Tak mudah menanamkan kegemaran membaca. Bahkan ia mengaku sempat mengalami kesulitan untuk mengajak anak mau meminjam buku. Butuh tiga bulan untuk menanamkan kegemaran membaca buku pada para murid. Salah satu cara agar anak-anak mau ke perpustakaan ialah dengan mengiming-imingi hadiah.
 
"Kami upayakan kasih penghargaan. Ternyata anak terpancing mau membaca, walaupun hadiahnya sederhana seperti satu buah pensil, dan sebungkus permen," jelasnya.
 
Diiming-imingi Hadiah, Trik agar Anak Mau Baca Buku
(Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)
 
Setelah diiming-imingi hadiah, banyak anak mulai rajin meminjam buku ke perpustakaan. Untuk memastikan anak tersebut benar-benar membaca buku bacaannya, para guru wali kelas akan menanyakan kesimpulan dari buku yang telah dibaca.
 
Para wali kelas akan membentuk kelompok yang diisi tiga orang. Sebab dalam satu kelas pasti ada murid yang meminjam judul buku yang sama. "Hasil kesimpulan yang baik akan dipanjang di dinding. Mereka biasanya selalu membanding-bandingkan untuk berupaya menuliskan kesimpulan yang terbaik," ucapnya.
 
Jika ada murid yang tidak bisa memberikan kesimpulan karena tidak membaca buku, Sutrisno menegaskan, tidak akan memberi hukuman. Hukuman akan berlaku bagi mereka yang tidak meminjam buku dengan membayar denda sebesar Rp500. Uang tersebut dimasukkan dalam uang kas kelas.
 
Banyaknya kendala yang menyebabkan anak-anak kekurangan minat baca, membuat PT Bank Central Asia (BCA) tergugah memberikan bantuan. BCA menggagas sebuah gerakan bertajuk #BukuUntukIndonesia. Gerakan ini mengajak masyarakat mendonasikan uang untuk kemudian dikonversi menjadi buku yang akan diserahkan kepada anak-anak di berbagai pelosok negeri.
 
Anda juga bisa ikut serta dalam gerakan #BukuUntukIndonesia. Caranya, kunjungi tautan www.BukuUntukIndonesia.com. Klik tombol "berbagi." Kemudian, Anda akan diarahkan ke laman Blibli.com untuk memilih paket berbagi yang diinginkan. Dengan berbagi minimal Rp100 ribu Anda sudah berpartisipasi untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih baik.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif