Dua Minggu Disekap Kelompok Bersenjata di Papua
Kelompok kriminal bersenjata. Ilustrasi: Medcom.id.
Jakarta: Sebanyak 16 orang guru dan tenaga ‎kesehatan sempat disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Mapenduma, Nduga, Papua. Mereka ditahan sekitar dua minggu, dari 3 sampai 17 Oktober 2018.

"Pada Kamis, 18 Oktober 2018 pesawat carteran datang menjemput para guru dan tenaga kesehatan untuk pergi menuju Wamena," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Medcom.id, Senin, 22 Oktober 2018.

Menurut dia, ‎para guru dan tenaga kesehatan ditahan KKB Papua karena dicurigai sebagai aparat keamanan. Mereka dianggap sedang menyamar untuk mencari informasi soal pergerakan KKB.


Satu orang korban pun mengalami kekerasan fisik dan asusila. Korban kini diterbangkan ke Jayapura, Papua, untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Baca: Masa Depan Arjuna dari Papua Dirusak Kelompok Bersenjata

‎"Lalu, satu orang juga dirawat di Rumah Sakit Wamena. Kepolisian pun melakukan koordinasi dengan pihak terkait, meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, guna mengantisipasi adanya gangguan keamananan yang dapat terjadi," jelas Dedi.

Dia menambahkan kepolisian menyayangkan aksi yang dilakukan KKB. Pasalnya, kesehatan dan pendidikan adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi kepada setiap masyarakat demi terciptanya generasi muda yang siap membangun daerah.‎






(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id