Ilustrasi es gabus (Dok. IG tokobajuaio)
Ilustrasi es gabus (Dok. IG tokobajuaio)

Aparat Minta Maaf Usai Viral Tuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons

Fatha Annisa • 28 Januari 2026 15:14
Ringkasnya gini..
  • Kasus pedagang es gabus di Kemayoran viral setelah dituding menggunakan spons sebagai bahan dasar jualannya oleh oknum Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
  • Setelah dilakukan uji laboratorium, es gabus tersebut dinyatakan layak konsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya.
  • Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang terlibat kemudian menyampaikan permintaan maaf karena bertindak gegabah tanpa menunggu pemeriksaan ilmiah.
Jakarta: Viral seorang pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, dituding menggunakan spons sebagai bahan dasar es jualannya. Oknum anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang menudingnya berakhir sampaikan permintaan maaf.
 
Keramaian bermula setelah video yang menunjukkan seorang pedagang es gabus bernama Suderajat didatangi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Selatan, Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Kelurahan Utan Panjang Serda Heri Purnomo.
 
Dalam video, Serda Heri terlihat menginterogasi Suderajat. Ia juga meminta Suderajat untuk memakan es dagangannya sendiri, untuk membuktikan bahan yang digunakan tidak berbahaya.
 
Setelah viral, dilakukan uji laboratorium terhadap es gabus yang dijual Sudrajat, dan ternyata hasilnya layak konsumsi. Es gabus tersebut dinyatakan tidak mengandung bahan berbahaya, termasuk spons.
 
Ikhwan dan Heri kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui video berdurasi sekitar empat menit yang dirilis oleh Polres Metro Jakarta Pusat pada Selasa, 27 Januari 2026.
 
"Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es kue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial," ujar Ikhwan dalam video.
 
Baca juga: Es Gabus Viral Dikira Berbahan Spon, Ini Bahan dan Cara Membuat Jajanan Jadul yang Nyegerin

 

Bertindak Berdasarkan Laporan Warga

Ikhwan mengklaim tindakannya dan Heri merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang khawatir adanya dugaan peredaran makanan berbahaya di lingkungan mereka.
 
“Kedua, niat kami semata-mata untuk mengedukasi, agar tidak ada konsumen yang dirugikan dan memastikan masyarakat merasa aman dalam membeli makanan di lingkungannya,” ujarnya.
 
Ia menegaskan, dirinya dan Heri hanya menjalankan tugas dengan cepat demi menjaga keselamatan warga.
 
Lebih lanjut, Ikhwan juga mengakui tindakannya terlalu gegabah, tidak menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kedokteran kepolisian, maupun Laboratorium Forensik (Labfor) Polri terlebih dahulu.
 
“Atas kekeliruan tersebut, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada Bapak Sudrajat, pedagang es yang terdampak langsung oleh kejadian ini. Tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik beliau," jelasnya.
 
Dalam rekaman video tersebut, permintaan maaf disampaikan oleh Aiptu Ikhwan, sedangkan Serda Heri mendengarkan penyampaian rekannya. Hadir pula Kapolsek Johar Baru bersama Danramil Kemayoran, Ketua RW 05 Kelurahan Panjang dan Ketua RT 10 RW 05 Kelurahan Utan Panjang.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan