Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)

Mendagri Sebut ASN Bolos Usai Lebaran Didominasi Jebolan IPDN

Nasional ASN Mudik Lebaran 2019
Kautsar Widya Prabowo • 11 Juni 2019 12:08
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membolos di hari pertama kerja usai libur Lebaran didominasi lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia geram melihat ketidakdisiplinan para ASN.
 
"Yang lebih ironis, dari 200 (ASN yang membolos) itu separuh lebih dari IPDN," ujarnya di Kantor Ditjen Bina Pemerintahan Desa dan Ditjen Dukcapil, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Juni 2019.
 
Tjahjo mengatakan IPDN berada langsung di bawah kendali Kemendagri.Untuk menindaklanjuti hal itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan rektor IPDN Murtir Jedawi. Akan ada sanksi lebih berat untuk ASN jebolan IPDN ketimbang yang berasal dari luar kelembagaan Kemendagri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Khusus untuk IPDN akan lebih ketat lagi, nanti akan ditambahkan sanksi lagi. Dari 400 (ASN) lebih 200-an yang tidak ada izin, tidak ada keterangan, tidak hadir pada hari pertama," tuturnya.
 
Sementara itu, terdapat tiga sanksi yang akan dijatuhkan kepada ASN yang bolos. Mulai dengan pemberian teguran tertulis hingga pemotongan tunjangan.
 
Baca juga:Sanksi Menanti ASN yang Bolos Usai Libur Lebaran
 
"Skorsing tiga hari, peringatan keras tertulis, sampai pemotongan (tunjangan) kinerja yang bisa mencapai 15 persen," ujar Tjahjo.
 
Selain itu, surat keterangan tertulis juga dapat memengaruhi kinerja ASN ke depannya. Salah satunya menentukan kenaikan jabatan.
 
"(Surat keterangan) itu masuk arsip biro pegawaian, dan untuk kenaikan pangkat penugasan-penugasan jadi bahan pertimbangan," tuturnya.
 
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kecewa dengan kinerja dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah lembaga Kementerian Dalam Negeri. Pasalnya masih banyak ditemukan ratusan ASN yang mangkir dari hari pertama masuk kerja pada Senin, 10 Juni 2019.
 
Kemendagri setidaknya menaungi 4.000 ASN dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dari jumlah tersebut ditemukan 200-an ASN mangkir setelah libur Lebaran.
 
"Masih 211 (ASN) yang kemarin kita laporkan kepada Kementerian PAN RB yang sudah memberikan teguran sanksi dan aturan-aturan berkaitan disiplin ASN," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif