Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta kepada Korban Kerusuhan di Kanjuruhan

Eko Nordiansyah • 03 Oktober 2022 16:33
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan kepada apra korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Santunan sebesar Rp50 juta akan diberikan kepada masing-masing kepada korban meninggal yang tercatat mencapai 125 jiwa.
 
"Pemerintah akan memberikan santunan, lebih tepatnya Presiden Republik Indonesia akan memberi santunan kepada para korban," kata Menteri Koordinasi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers, Senin, 3 Oktober 2022.
 
Mahfud menyebut, Presiden Jokowi juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah (pemda) yang juga telah memberikan santunan. Bahkan beberapa lembaga dan perusahaan seperti Baznas maupun Bank Jatim juga ikut memberi santunan antara Rp10 juta-Rp15 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Presiden sebagai tanda belansungkawa meskipun tentu hilangnya nyawa setiap orang tidak bisa dinilai dengan uang berapapun nilainya tapi Bapak Presiden berkenan untuk juga memberi santunan kepada setiap korban jiwa sebesar Rp50 juta," ungkapnya.
 

Baca juga: Mahfud: Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Ditanggung Negara


 
Selanjutnya, lanjut Mahfud, pemerintah akan mencocokan data administrasi korban berupa nama dan alamatnya. Ia memastikan pendataan ini tidak akan berlangsung lama sehingga santunan bisa segera diterima oleh keluarga korban.
 
"Pencocokan data saya kira tidak lama, kita tinggal minta nama dan alamat ke pemda untuk memastikan bahwa 125 orang itu nama dan alamatnya, cuma itu saja, mungkin tidak terlalu lama," ujar dia.
 
Sementara bagi korban luka, Mahfud mengatakan, pemerintah akan menjamin seluruh biaya yang dibutuhkan. Presiden Jokowi juga telah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar para korban bisa ditangani.
 
"Untuk korban yang luka-luka itu kita sudah memerintahkan bahwa biaya yang diperlukan untuk perawatan dan pengobatani itu ditanggung oleh negara, tinggal diurus saja secara administrasi ke RS nanti negara yang akan menanggung," tutupnya.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif