Jakarta: Saat umat muslim yang mencintai Nabi Muhammad SAW pasti ingin mengenal lebih dekat tentang pribadinya. Dimana Rasulullah merupakan makhluk yang memiliki kepribadian agung dan banyak keistimewaan.
Selain itu, Rasulullah juga merupakan uswatun hasanah atau model terbaik. Oleh karena itu, umat Islam sangat dianjurkan meneladani segala tindak-tanduk sang rasulnya.
Untuk meneladani segala sikap terpuji dan juga mengenal lebih lebih dekat dengan Rasulullah, berikut Imam Tirmidzi telah meriwayatkan hadis-hadis tentang fisik Nabi Muhammad SAW dalam kitab Syamail Muhammadiyah, termasuk tentang arah sisiran rambut, dan juga cara Rasulullah menata rambut.
Cara Rasulullah Menata Rambut
Jika berdasarkan kitab Syamail Muhammadiyah, Rasulullah menata rambutnya terkadang hanya seorang diri atau dibantu oleh penata rambut (orang lain). Adapun penata rambutnya tersebut adalah sang istri tercinta, Siti Aisyah. Sebagaimana dalam pengakuannya, Siti Aisyah radhiallahu anha pernah berkata, “Saya pernah menata rambut Rasulullah SAW dalam keadaan haid”.
Arah Menyisir Rambut Rasulullah
Selain itu, Rasulullah SAW senang menyisir rambutnya dari kiri ke kanan. Beliau senang mengutamakan hal-hal apa saja dari sisi kanan dibandingkan sisi kiri. Diriwayatkan dari Aisyah radhiallahu anha, beliau mengatakan, “Rasulullah SAW senang mendahulukan sisi kanan daripada sisi kiri. Mengutamakan sebelah kanan ketika beliau bersuci, ketika beliau menyisir rambutnya dan ketika beliau mengenakan sandalnya”.
Terakhir, diriwayatkan dari Abdullah bin Mughaffal dan dari Humaid bin Abdurrahman, “Sesungguhnya Nabi SAW menata (yatarajjal) rambutnya dua hari sekali”. Hal ini menyesuaikan orang-orang Arab terhadap lingkungannya dimana air pada masa itu tidak mudah untuk didapatkan.
Jakarta: Saat umat muslim yang mencintai
Nabi Muhammad SAW pasti ingin mengenal lebih dekat tentang pribadinya. Dimana
Rasulullah merupakan makhluk yang memiliki kepribadian agung dan banyak keistimewaan.
Selain itu, Rasulullah juga merupakan uswatun hasanah atau model terbaik. Oleh karena itu, umat Islam sangat dianjurkan meneladani segala tindak-tanduk sang rasulnya.
Untuk meneladani segala sikap terpuji dan juga mengenal lebih lebih dekat dengan Rasulullah, berikut Imam Tirmidzi telah meriwayatkan hadis-hadis tentang fisik Nabi Muhammad SAW dalam kitab Syamail Muhammadiyah, termasuk tentang arah sisiran rambut, dan juga cara Rasulullah menata rambut.
Cara Rasulullah Menata Rambut
Jika berdasarkan kitab Syamail Muhammadiyah, Rasulullah menata rambutnya terkadang hanya seorang diri atau dibantu oleh penata rambut (orang lain). Adapun penata rambutnya tersebut adalah sang istri tercinta, Siti Aisyah. Sebagaimana dalam pengakuannya, Siti Aisyah radhiallahu anha pernah berkata, “Saya pernah menata rambut Rasulullah SAW dalam keadaan haid”.
Arah Menyisir Rambut Rasulullah
Selain itu, Rasulullah SAW senang menyisir
rambutnya dari kiri ke kanan. Beliau senang mengutamakan hal-hal apa saja dari sisi kanan dibandingkan sisi kiri. Diriwayatkan dari Aisyah radhiallahu anha, beliau mengatakan, “Rasulullah SAW senang mendahulukan sisi kanan daripada sisi kiri. Mengutamakan sebelah kanan ketika beliau bersuci, ketika beliau menyisir rambutnya dan ketika beliau mengenakan sandalnya”.
Terakhir, diriwayatkan dari Abdullah bin Mughaffal dan dari Humaid bin Abdurrahman, “Sesungguhnya Nabi SAW menata (yatarajjal) rambutnya dua hari sekali”. Hal ini menyesuaikan orang-orang Arab terhadap lingkungannya dimana air pada masa itu tidak mudah untuk didapatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)