Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah mengobservasi khasiat dan efektivitas vaksin covid-19 yang baru tiba di Indonesia. Observasi ini akan dilakukan satu hingga enam bulan ke depan.
"Sekarang kita sedang berproses untuk observasi melihat aspek keamanannya dan aspek khasiatnya atau efektivitasnya dalam periode biasanya satu bulan, tiga bulan, kemudian enam bulan," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam video konpers, Jakarta, Senin, 7 Desember 2020.
Lantaran butuh waktu lama lagi, BPOM akan mengeluarkan izin pemakaian atau Use Emergency Authorisation (UEA). Izin ini bisa diberikan bila hasil efikasi sudah mencapai 50 persen.
"Untuk mendapatkan EUA efikasi hanya cukup 50 persen, (biasanya) untuk vaksin itu 70 persen," ujar Penny.
Baca: Pemerintah Masih Menimbang Tarif Vaksin Mandiri
Saat ini, 1,2 juta dosis vaksin covid-19 dari Sinovac, Tiongkok, disimpan di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung. Setibanya di terminal kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, vaksin langsung diangkut menggunakan 3 truk.
Pada Senin dini hari, 7 Desember 2020, rangkaian kendaraan pengangkut vaksin mulai berjalan menuju Bio Farma. Rangkaian kendaraan dikawal secara ketat oleh aparat keamanan.
Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 3 jam rangkaian kendaraan pembawa vaksin tiba di Bio Farma sekitar pukul 03.45 WIB. Vaksin kemudian dipindahkan dari envirotainer untuk disimpan di cool room dengan suhu 2-8 derajat celsius.
Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah mengobservasi khasiat dan efektivitas
vaksin covid-19 yang baru tiba di Indonesia. Observasi ini akan dilakukan satu hingga enam bulan ke depan.
"Sekarang kita sedang berproses untuk observasi melihat aspek keamanannya dan aspek khasiatnya atau efektivitasnya dalam periode biasanya satu bulan, tiga bulan, kemudian enam bulan," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam video konpers, Jakarta, Senin, 7 Desember 2020.
Lantaran butuh waktu lama lagi, BPOM akan mengeluarkan izin pemakaian atau
Use Emergency Authorisation (UEA). Izin ini bisa diberikan bila hasil efikasi sudah mencapai 50 persen.
"Untuk mendapatkan EUA efikasi hanya cukup 50 persen, (biasanya) untuk vaksin itu 70 persen," ujar Penny.
Baca:
Pemerintah Masih Menimbang Tarif Vaksin Mandiri
Saat ini, 1,2 juta dosis vaksin
covid-19 dari Sinovac, Tiongkok, disimpan di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung. Setibanya di terminal kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, vaksin langsung diangkut menggunakan 3 truk.
Pada Senin dini hari, 7 Desember 2020, rangkaian kendaraan pengangkut vaksin mulai berjalan menuju Bio Farma. Rangkaian kendaraan dikawal secara ketat oleh aparat keamanan.
Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 3 jam rangkaian kendaraan pembawa vaksin tiba di Bio Farma sekitar pukul 03.45 WIB. Vaksin kemudian dipindahkan dari
envirotainer untuk disimpan di
cool room dengan suhu 2-8 derajat celsius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)