Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa (kiri) bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo saat menyaksikan panen raya 2020 melalui perangkat pusat data Agriculture War Room (AWR). (Foto: Dok. Kementan)
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa (kiri) bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo saat menyaksikan panen raya 2020 melalui perangkat pusat data Agriculture War Room (AWR). (Foto: Dok. Kementan)

TNI Tunggu Kronologi Gugurnya Pasukan Perdamaian di Kongo

Nasional konflik kongo
Theofilus Ifan Sucipto • 24 Juni 2020 11:02
Jakarta: TNI masih menunggu kronologi gugurnya anggota Pasukan Penjaga Perdamaian asal Indonesia, Serma Rama Wahyudi. Rama meninggal saat menjalani misi di Kongo.
 
"Yang jelas kami akan mengevaluasi dan ingin mendapat kronologi sebenarnya," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabes AD, Veteran, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2020.
 
Andika mengatakan operasi itu ditangani Mabes TNI. Mereka bakal mengevaluasi kejadian itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemulangan jenazah, kata Andika, bakal diatur Mabes TNI. Dia menyebut pihak TNI telah berkomunikasi dengan keluarga Rama.
 
"Kami juga proaktif sudah berhubungan dengan keluarga dan satuannya," tutur dia.
 
Andika mengatakan Mabes TNI bakal memberikan santunan sebagai bentuk penghormatan. Mabes TNI juga berencana menggandeng sejumlah bank BUMN untuk berpartisipasi memberi santunan.
 
"Kita berusaha ajak siapa tahu ada kepedulian membantu keluarga korban," tutur dia.
 
Baca: Pasukan Perdamaian Asal Indonesia Gugur dalam Serangan di Kongo
 
Serma Rama gugur akibat serangan yang terjadi pada misi perdamaian PBB di Kongo. Serangan dari kelompok militan terjadi pada Senin malam, 22 Juni 2020 waktu setempat.
 
Insiden penyerangan terjadi sekitar 20 kilometer dari kota Beni, Provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo. Dilansir dari AFP, Kepala MONUSCO, Leila Zerrougui, mengatakan serangan dilakukan oleh pasukan sekutu demokrat (ADF), yang merupakan kelompok bersenjata di timur Kongo.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif