medcom.id, Jakarta: Calon wakil gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mendapat keluhan soal tingginya harga cabai ketika blusukan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Warga meminta Djarot melalui Pemprov DKI menurunkan harga cabai.
Sayangnya, Pemrov DKI tak bisa berbuat banyak karena urusan bahan pangan ditangani pemerintah pusat. Djarot menawarkan solusi sederhana agar ibu-ibu menanam sendiri pohon cabai.
"Cabai itu tanamnya di mana? Di Jawa. Jauh di sono yo. Kita bisa turunin harga cabai kalau bantu kami. Gimana caranya tanam cabai di Jakarta? Jakarta kan tidak banyak lahan, yang punya halaman sedikit tanam saja di pot," ujar Djarot di Jalan Raya Pasar Minggu, Gang Gaya RT007/RW01, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).
Djarot menceritakan, ia jarang sekali membeli cabai di pasar. Ia sudah terbiasa menanam cabai sendiri di halaman rumahnya di Cibubur.
"Karena saya ambil cabai untuk kebutuhan dapur dari rumah sendiri. Rumah saya di Raflesia Cibubur kita tanami, gampang kok," jelas Djarot.
Djarot juga memiliki juga mendapat ide lain soal lahan menanam cabai dari pasangannya Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama. Ahok mengusulkan supaya cabai ditanam di Jalan Sudirman-Thamrin. Meski agak nyeleneh, Djarot setuju dengan ide itu.
"Pak Ahok kadang agak lucu tapi benar juga, jangan khawatir, tanam cabai di Jalan Sudirman-Thamrin. Bisa di situ kan banyak lahan bermasalah, daripada enggak dipakai," ungkap Djarot.
Kreativitas semacam itu diperlukan agar urusan rumah tangga utamanya dapur tak selalu membebani diri sendiri. Kebingungan akan hilang apabila masyarakat pintar memanfaatkan lingkungan sekitar.
"Gara-gara cabai bingung orang Indonesia. Makanya, ibu-ibu kreatif tanam di polybag," ucap Djarot.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((OJE))