Sandi: 60 Persen Data di DKI Palsu

LB Ciputri Hutabarat 21 Januari 2018 11:10 WIB
pemprov dkitim gubernur anies-sandi
Sandi: 60 Persen Data di DKI Palsu
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno - Medcom.id/LB Ciputri Hutabarat
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan perlu ada pembaruan pada sistem data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pasalnya, Sandi menungkapkan, setengah lebih data di DKI adalah data palsu.

“Data yang masuk dari laporan banjir dan laporan masyarakat. Hampir 60 persen datanya sampah, rubbish, fake data,” kata Sandi di Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 21 Januari 2018.

Salah satu contohnya, kata Sandi, adalah laporan banjir. Sebanyak 2.700 dari 5.000 data yang masuk tentang banjir adalah palsu.


“Ini yang dihadapi bukan hanya kita. Tadi saya bicara juga sama pak Dubes Maroko, perwakilan Dubes Australia dan mereka mengalami masalah yang sama,” beber Sandi.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membentuk tim khusus untuk membenahi data. Tugasnya, untuk memilah data yang akan dipakai untuk kebijakan DKI.

“Jadi kami menerjunkan tim khusus yang kami sebut data cleansing team yang membersihkan data tersebut dari jakarta smart city,” pungkas Sandi.

(Baca juga: Jakarta Satu Digadang bisa Menghalau Penggelembungan Data)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id