Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Sunter Dibangun Desember

Nur Azizah 23 Oktober 2018 11:37 WIB
tpst bantar gebang
Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Sunter Dibangun Desember
Kepala Dinas Lingkungna Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji. Foto: MI/Atet.
Jakarta: Tempat pengelolaan sampah terpadu atau intermediate treatment facility (ITF) Sunter akan dibangun Desember 2018. PT Jakarta Propertindo dan perusahaan asal Finlandia, Fortum kini masih mengurus dokumen Analisis dampak lingkungan (Amdal).
 
Kepala Dinas Lingkungna Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan Amdal baru akan keluar November 2018. Ia menyampaikan setidaknya dibutuhkan waktu enam bulan untuk mengurus perizinan proyek tersebut.
 
"Jadi, Desember ini ada namanya groundbreaking. Groundbreaking itu kan dibahas lagi berkaitan dengan nilai kalori sampahnya," kata Isnawa Adji Saat dihubungi, Jakarta, Selasa, 23 Oktober 2018.
 
ITF Sunter akan menjadi fasilitas pengelolaan sampah pertama di Jakarta. ITF Sunter rencananya dibangun dengan kapasitas pengelolaan sampah 2.200 ton per hari dari total sampah warga DKI yang mencapai 7.200 ton per hari.

Baca: Anies Diminta Segera Bangun ITF Sunter

Nantinya, pengolahan sampah akan menghasilkan tenaga listrik sebesar 35 mega watt per hari. Listrik itu akan didistribusikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).
 
Isnawa menyampaikan, satu proyek ITF membutuhkan waktu sekitar dua tahun. Kendati akan memiliki ITF, bukan berarti DKI Jakarta akan melepas TPST Batargebang,
 
"Mungkin Batargebang hanya untuk residu-residu karena di setiap ITF ada 10 persen residu. Kalau mengelola 2 ribu ton sampah, mungkin ada 200 ton residu yang harus dibuang ke Batargebang," ujar Isnawa.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id