Gubernur DKI Jakarta Anies meninjau lokasi genangan di sekitar proyek pembangunan LRT. (Foto: Medcom.id/Theofillus Ifan)
Gubernur DKI Jakarta Anies meninjau lokasi genangan di sekitar proyek pembangunan LRT. (Foto: Medcom.id/Theofillus Ifan)

Anies Tegur PT Adhi Karya terkait Genangan

Nasional banjir jakarta adhi karya lrt proyek lrt
Theofilus Ifan Sucipto • 04 April 2019 10:22
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies menegur PT Adhi Karya selaku kontraktor proyek pembangunanLintas Rel Terpadu (Light Rapid Transit-LRT) lantaran menyebabkan titik banjir di kawasan Pancoran dan Cawang, Jakarta Timur. Ia menyebut proyek LRT biang kerok genangan.
 
"Saluran-saluran air kita tertutup oleh pilar-pilar pembangunan LRT," kata Anies di lokasi, Kamis 4 April 2019.
 
Anies menyebut genangan di Pancoran dan Cawang lantaran PT Adhi Karya tidak optimal memfungsikan pompa air di sekitar lokasi proyek LRT. Pompa mobile yang digunakan saat ini dinilai tak cukup mengatasi genangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau pompanya permanen, begitu ada aliran genangan, air pasti langsung bergerak. Kalau pompanya mobile maka pasti terlambat (mengalir) dan itu yang terjadi (menggenang)," ujarnya.
 
Selain tertutup pilar, lanjut Anies, saluran air di kawasan itu juga tertutup lumpur akibat proses penggalian. Penggalian menutup sepertiga lubang saluran air.
 
Baca juga:Menilik Kendala Pembangunan LRT
 
Anies mengaku telah memberikan peringatan keras pada Adhi Karya. Mereka diminta tidak sekadar memompa dan mengalirkan air, namun juga membersihkan lumpur tersebut.
 
"Jadi tugasnya bukan memompa air tapi meniadakan genangan," tegasnya.
 
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga meminta Adhi Karya menambah pompa permanen di kawasan Pancoran dan Cawang. Dia tidak ingin air yang menggenang berdampak pada kemacetan di wilayah itu.
 
"Jika air menggenang 30 sentimeter saja di wilayah itu, kemacetannya akan berdampak pada lalu lintas di sekitar Jalan Protokol," tuturnya.
 
Anies berharap Adhi Karya lebih cepat dalam mengantisipasi hal ini di masa mendatang. Apalagi, kata dia, semua perencanaan sudah ada ketika menyusun analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).
 
"Itu kewajiban mereka menyiapkan semua instrumen mencegah banjir," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif