Ilustrasi--Polisi memeriksa kelengkapan kendaraan bermotor saat Operasi Keselamatan Progo Tahun 2019 di Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko)
Ilustrasi--Polisi memeriksa kelengkapan kendaraan bermotor saat Operasi Keselamatan Progo Tahun 2019 di Sleman, DI Yogyakarta. (Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko)

5.182 Pengendara Terjaring Operasi Keselamatan Jaya Hari Kedua

Nasional tertib lalu lintas razia kendaraan
Siti Yona Hukmana • 01 Mei 2019 09:18
Jakarta: Ribuan pengendara kendaraan bermotor terjaring Operasi Keselamatan Jaya 2019. Total 5.182 pengendara kena tilang di hari kedua pelaksanaan giat.
 
"Hasil giat Operasi Keselamatan Jaya 2019 hari kedua pada Selasa, 30 April 2019 mencapai 5.182 kendaraan yang berperkara. Sebanyak 1.059 ditilang dan 4.123 diberi teguran," kata Direktur Lalu Lintas Kombes Yusuf saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 1 Mei 2019.
 
Yusuf merincikan jenis-jenis pelanggaran bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor. Pengendara yang tidak menggunakan helm sebanyak 58 perkara. Kemudian, pengendara yang melawan arus sebanyak 143 perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Polisi Mulai Operasi Memburu Pengemudi Bandel
 
Lalu, membonceng lebih dari satu orang sebanyak 16 perkara dan tidak menyalakan lampu utama sebanyak 54 perkara. Sementara pengendara kendaraan roda empat atau mobil yang menggunakan ponsel saat berkendara sebanyak sembilan perkara.
 
"Total kendaraan yang ditilang 1.059. Sepeda motor 770 unit, mobil penumpang 226 unit, bus 16 unit, mobil barang 47 unit," ujar Yusuf.
 
Operasi Keselamatan Jaya 2019 digelar selama 14 hari mulai Senin, 29 April 2019, hingga Minggu, 12 Mei 2019. Titik-titik razia kendaraan di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat; Jalan Perintis Kemerdekaan di simpang Coca-Cola, dan sekitar Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto.
 
"Personel pengamanan ada 2771. Itu nanti ditambah dari TNI, kemudian Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait. Dari Polri kurang lebih 2.300, itu bukan dari lantas saja ya, ada dari sabhara juga dan reskrim," pungkas Yusuf.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif