Warga melintas di lokasi pembangunan Stadion BMW, Sunter, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.
Warga melintas di lokasi pembangunan Stadion BMW, Sunter, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Dispora DKI Minta Stadion BMW Dibangun Jakpro

Nasional stadion bmw
Nur Azizah • 23 November 2018 11:26
Jakarta: Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora) DKI Jakarta Ratiyono menyerahkan pembangunan stadion Bersih, Manusiawi, dan Wibawa (BMW) kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Menurutnya, Jakpro lebih ahli dan andal dalam membangun sarana olahraga.
 
Apalagi, Jakpro telah terbukti membangun dia sarana olahraga bertaraf internasional. Seperti Velodrom dan equestrian saat Asian Games 2018.
 
"Jadi, segala sesuatu serahkan sama ahlinya yang membuat infrastruktur. Dia sudah terbukti membangun velodrome yang berstandar internasional untuk Asian Games. Itu sudah diakui secara internasional," kata Ratiyono saat dihubungi, Jakarta, Jumat, 23 November 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Siapa yang berwenang membangun kandang Persija masih tarik ulur. Pemprov DKI meminta Jakpro yang membangun dengan alasan tak ingin stadion sekelas Gelanggang Olahraga Remaja.
 
Sedangkan DPRD DKI kukuh agar stadion BMW dibangun oleh Diaspora DKI. Alasannya, karena Jakpro belum mengembalikan dana mengendap Rp640 miliar.
 
Baca: Anies Emoh Stadion BMW Sekelas GOR
 
Ratiyono menyampaikan, bila alasannya dana mengendap, PT Jakpro harus memperbaiki sistem. Bukan membatasi kewenangan yang sudah ahli dalam pembangunan.
 
"Jadi, kalau ada sesuatu yang belum pas perbaiki sistemnya. Jangan orang yang sudah dapat pengalaman kemudian tidak diberi penghargaan untuk mengerjakan sesuatu untuk kepentingan nasional," ungkapnya.
 
Ratiyono lantas berkaca pada pembangunan Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) saat ini. Kemegahan SUGBK dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
 
"Coba siapa yang bangun ulang GBK? Kementerian PUPR, dia yang profesional bukan Kemenpora. Karena dia punya ahli kontruksi, ahli arsitektur. Hasilnya, jadi keren," pungkas dia.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi