Ilustrasi pedagang bendera merah putih. Medcom.id/MI
Ilustrasi pedagang bendera merah putih. Medcom.id/MI

Pandemi Mereda, Pedagang Bendera di Jakarta Bisa Tersenyum

Media Indonesia.com • 13 Agustus 2022 10:42
Jakarta: Menjelang 17 Agustus mulai tampak banyak penjual bendera yang menjajakan dagangan mereka, dari yang keliling hingga yang mangkal menunggu pembeli. Maraknya para pedagang bendera ini dikarenakan pandemi covid-19 melandai dan aturan PPKM dilonggarkan. 
 
Penjual bendera di kawasan Ciracas Jakarta Timur, Ian mengakui penjualan mulai meningkat karena aturan sudah mulai melonggar. Padahal tahun lalu penjualan bendera masih sangat minim.
 
“Ada yang beli satu-satu, buat diganti (benderanya) tapi enggak begitu ramai, sekarang mah agak bebas jadi ada peningkatan, tahun lalu mah parah banget, banyak Satpol PP yang jaga. Alhamdulillah sekarang agak bebas,” kata Ian, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penjual bendera lain Cucu juga mengakui bisa bernafas lega tahun ini. "Kemarin mah (2021) cuma tiga bendera yang laku buat makan juga agak susah, hari ini ya Alhamdulillah sudah jual empat bendera,” kata Cucu. 
 

Baca juga: Perdana Sejak Pandemi, Pemprov DKI Gelar Upacara HUT ke-77 RI di Monas


Dengan longgarnya peraturan, menurut Cucu, membuat persaingan penjualan bendera juga meningkat. Cucu yang selama ini menjual bendera hanya mangkal saja mulai tergerus dengan penjual bendera keliling. Apalagi mereka menjajakan bendera dan perlengkapan yang lebih lengkap. 
 
“Tapi yang sekarang mah penjualnya minta ampun, kalau kemarin mah pada corona itu yang keliling enggak banyak, jarang. Pedagang bendera keliling lebih lengkap, ada bambunya lagi buat masang benderanya,” lanjutnya. 
 
Namun meskipun penjualan meningkat namun itu hanya cukup untuk makan saja. Cucu mengatakan meskipun mengalami peningkatan, namun ia hanya dapat menjual bendera yang harganya murah, sehingga hanya cukup untuk makan saja. 
 
“Ya se-empatnya kalau cuma yang dua puluh ribu, tiga puluh ribu kan buat makan juga, sehari cepe (Rp100 ribu) juga habis,” kata Cucu.
 
(Irfan Julyusman)
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif