Ilustrasi pasar. Medcom.id/Zaenal Arifin
Ilustrasi pasar. Medcom.id/Zaenal Arifin

Pasar di DKI Tak Langsung Tutup Meski Ada Kasus Covid-19

Nasional dki jakarta Virus Korona
Sri Yanti Nainggolan • 01 Juli 2020 12:24
Jakarta: Perumda Pasar Jaya tak akan menutup pasar-pasar yang terbukti pedagangnya terjangkit covid-19 (korona). Hal ini sudah dikoordinasikan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
"Ada beberapa review, kita harus tetap melakukan (buka pasar) dengan logis," ujar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Arief menuturkan kegiatan ekonomi harus terus berjalan. Pihaknya hanya akan menutup kios yang pedagangnya positif covid-19 dan area di sekitarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, pihaknya tetap bisa melakukan sterilisasi. "Bisa dilakukan malam hari," kata dia.
 
Kebijakan baru ini akan dimulai dari Pasar Tanah Abang. Sebanyak 10 orang ditemukan positif covid-19 Selasa, 30 Juni 2020.
 
(Baca: 142 Pedagang di 68 Pasar Jakarta Positif Covid-19)
 
"Kita coba kebijakan per zona, karena memang luar biasa di pasar ini ada 15 ribu pedagang," ujar dia.
 
Sebanyak 142 pedagang di 68 pasar tradisional DKI Jakarta teridentifikasi positif virus korona. Akumulasi tersebut didapat lewat pemeriksaan swab test sejak Mei 2020.
 
"Total sudah ada 6.624 pedagang di 68 pasar yang dites. Hasilnya pedagang yang positif ada 142 atau dua persen," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Sementara itu 75 persen atau 4.967 pedagang dinyatakan negatif covid-19. Sedangkan 23 persen atau 1.515 pedagang masih menunggu hasil pemeriksaan swab.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif