Balai Kota DKI Jakarta, kantor gubernur dan wakil gubernur. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Balai Kota DKI Jakarta, kantor gubernur dan wakil gubernur. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

PSI Berpeluang Abstain di Pemilihan Wagub DKI

Nasional cawagub dki Pengganti Sandiaga Uno
Cindy • 23 Januari 2020 14:13
Jakarta: Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI berpeluang tak menggunakan hak suara dalam pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta. Mereka menuntut sejumlah syarat agar delapan suara yang dimiliknya di DPRD dipakai.
 
"Satu, harus dilakukan secara terbuka. Kalau prosesnya enggak fit and proper test kami akan pikirkan kembali apakah akan menggunakan hak suara kami," kata Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Idris Ahmad di Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.
 
Menurut dia, PSI ingin kriteria calon wakil pemimpin Ibu Kota itu sesuai penilaian partai. Wagub harus memiliki toleransi dan antikorupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Serta memiliki pengalaman birokrasi dan organisasi karena kita kan mau kelola pemerintah," sambung Idris.
 
Menurutnya, wagub harus menjadi eksekutor yang baik untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Sang pendamping juga wajib bisa mempercepat proses pembangunan di DKI.
 
"Karena kalau lihat banjir kemarin, ide naturalisasi normalisasi, apa pun, memang eksekusi yang jadi masalah. Menurut saya penting punya wagub yang bisa eksekusi lebih baik dari gubernur sehingga bisa saling melengkapi," ucap Idris.
 
Kader PKS Nurmansyah Lubis dan Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria resmi disodorkan sebagai calon wagub (cawagub) DKI. Keduanya direstui PKS dan Gerindra.
 
Kursi wagub DKI kosong sejak Agustus 2018. Jabatan wagub ditanggalkan Sandiaga Uno yang memilih mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
 
Posisi wagub menjadi jatah Partai Gerindra dan PKS yang mengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017. Namun, pemilihan wagub mandek di DPRD DKI.
 
PKS sempat mengajukan dua nama untuk menjadi pendamping Gubernur Anies Baswedan. Keduanya yakni eks Wakil Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto.
 
Gerindra, yang awalnya menyerahkan kursi wagub kepada PKS, juga menyodorkan calon. Partai itu mengusung Sekretaris Daerah DKI Saefullah, anggota Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono, dan Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Riza Patria.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif