Jakarta: Sebanyak 13 kelurahan di Jakarta Pusat belum memiliki gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas). Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Jakpus) mesti menyewa gedung.
"Selain sewa gedung, puskesmas dilayani oleh puskesmas tingkat kecamatan atau puskesmas keliling (Pusling). Sehingga, layanan menjadi padat, jauh, dan terkendala waktu layanan," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa, 30 Maret 2021.
Dhany menyebut untuk menyelesaikan hal itu Pemkot Jakarta Pusat mengusulkan pengadaan lahan dan pembangunan puskesmas di empat lokasi. Yakni, Kelurahan Gondangdia, Kelurahan Karanganyar dengan lahan tersedia sekitar 479 meter persegi.
"Kelurahan Gunung Sahari dengan lahan tersedia seluas 2.110 meter serta Kelurahan Kebon Kacang dengan lahan seluas 800 meter," papar dia.
Dhany menyebut pihaknya terus mengoptimalisasi layanan kesehatan melalui puskesmas. Seperti, puskesmas kecamatan, puskesmas kelurahan, baik yang memiliki gedung maupun sewa, dan puskesmas keliling.
(Baca: Menteri Budi Ingin Puskesmas Jadi Ujung Tombak Tracing dan Testing)
Jakarta: Sebanyak 13 kelurahan di
Jakarta Pusat belum memiliki gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (
Puskemas). Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Jakpus) mesti menyewa gedung.
"Selain sewa gedung, puskesmas dilayani oleh puskesmas tingkat kecamatan atau puskesmas keliling (Pusling). Sehingga, layanan menjadi padat, jauh, dan terkendala waktu layanan," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa, 30 Maret 2021.
Dhany menyebut untuk menyelesaikan hal itu Pemkot Jakarta Pusat mengusulkan pengadaan lahan dan pembangunan puskesmas di empat lokasi. Yakni, Kelurahan Gondangdia, Kelurahan Karanganyar dengan lahan tersedia sekitar 479 meter persegi.
"Kelurahan Gunung Sahari dengan lahan tersedia seluas 2.110 meter serta Kelurahan Kebon Kacang dengan lahan seluas 800 meter," papar dia.
Dhany menyebut pihaknya terus mengoptimalisasi layanan kesehatan melalui puskesmas. Seperti, puskesmas kecamatan, puskesmas kelurahan, baik yang memiliki gedung maupun sewa, dan puskesmas keliling.
(Baca:
Menteri Budi Ingin Puskesmas Jadi Ujung Tombak Tracing dan Testing)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)