Alasan Anies Coret Sertifikat Imunisasi untuk Masuk SD

M Sholahadhin Azhar 21 Mei 2018 20:17 WIB
imunisasi
Alasan Anies Coret Sertifikat Imunisasi untuk Masuk SD
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghapus kebijakan yang mewajibkan calon siswa Sekolah Dasar (SD) melampirkan sertifikat imunisasi dasar lengkap (IDL) untuk masuk SD Negeri.
 
Anies menganulir surat edaran Kepala Dinas Pendidikan nomor 37/SE/2018. "Jadi sudah clear, besok pagi akan keluar dua surat edaran baru. Surat edaran dari Dinas Kesehatan dan surat edaran dari Dinas Pendidikan," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 21 Mei 2018.
 
Anies memastikan calon siswa bisa diakomodir untuk mendaftar meski tak punya sertifikat imunisasi dasar. Dinkes akan memfasilitasi untuk mengurus kekurangan, jika mereka tak memiliki sertifikat imunisasi dasar.
 
"Untuk orangtua yang anaknya tidak memiliki sertifikat, maka nanti disiapkan formnya. Sehingga itu jadi dasar untuk Dinas Kesehatan mengunjungi atau mereka mendatangi Puskesmas," imbuh Anies.
 
Anies sudah melakukan diskusi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Anies tak ingin kebijakan yang keluar di era Basuki Tjahaja Purnama itu menimbulkan tafsir tertentu. Banyak orangtua yang salah persepsi bahwa anak yang tak punya sertifkat imuniasi maka tak bisa masuk sekolah.

Baca: Ahok Anak tak Divaksin tak Boleh Sekolah di Jakarta 

Anies menegaskan, tujuan dibuatnya surat edaran yang baru untuk memastikan semua anak bisa sekolah. Terlepas mereka sudah divaksin atau belum. Dengan dua edaran baru nanti, Pemprov DKI akan mengkondisikan semua anak Jakarta bisa mengakses pendidikan tanpa mengesampingkan kesehatannya.
 
"Kita tidak ingin anak-anak tidak bisa mendapat pelayanan pendidikan karena ada persyaratan (sertifikat) imunisasi yang belum lengkap. Kita ingin semua anak dapat layanan pendidikan," kata Anies.
 
Prinsipnya, Pemprov DKI ingin dua hak masyarakat Jakarta terpenuhi. Pertama yakni pemenuhan aspek kesehatan melalui vaksin, kedua adalah menjamin semua anak di Ibu Kota terjangkau pendidikan.
 
"Dua itu akan keluar sehingga dua kewajiban kita tunaikan," ujar Anies




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id