PSI Sayangkan Ucapan Eggi Sudjana soal MUI
Ilustrasi suasana Monas. Foto: Antara/Nizar Arsyadani
Jakarta: Juru bicara PSI bidang Kepemudaan, Dedek Prayudi alias Uki, menyayangkan ucapan kader PAN Eggi Sudjana yang meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Joko Widodo. Ucapan itu dianggap keluar dari konteks persoalan.

"Saya paham Pak Eggi kecewa berat dengan apa yang terjadi di Monas beberapa saat silam, tapi menyeret para ulama untuk mengambil sikap politik yang tidak proporsional cuma mengesankan beliau menjadikan MUI sekadar alat gebuk politik partisan," terang Uki, melalui keterangan tertulis, Senin, 7 Mei 2018.

Uki juga menyindir sikap Eggi yang tidak konsisten membela ulama. "Menuding MUI Jokower (pendukung Jokowi) adalah sesuatu yang sangat kejam terhadap para ulama. Justru menjadi lucu bahwa MUI dibuatkan GNPF-nya ketika sesuai kemauan politik, tapi dituding Jokower ketika tidak sesuai kemauan politik", lanjut Uki.


Ia menilai MUI sudah bersikap proporsional. "Ini adalah ranah hukum, biarkan penegak hukum yang menuntaskannya. Kita ikuti dan awasi saja, jangan ditekan-tekan. Jangan sebentar-sebentar tuding sana tuding sini. MUI bukan alat gebuk politik. MUI lebih mulia dari itu," ujar Uki.

Baca: Sandiaga Akan Kaji Penggunaan Monas

Uki menambahkan, menyeret MUI ke ranah politik praktis akan menutup ruang politik gagasan.

"Saya selalu percaya bahwa menyeret agama ke dalam politik partisan di negeri ini cuma akan menutup ruang politik gagasan, politik yang diidamkan oleh para milenial yang sudah mulai apolitis," kata Uki.

Sebelumnya, Eggi Sudjana menuding MUI mendukung Jokowi karena diam dalam peristiwa meninggalnya dua orang dalam acara bagi-bagi sembako di Monas pekan lalu.





(UWA)