Bangunan roboh di Matraman, Jakarta Timur. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin
Bangunan roboh di Matraman, Jakarta Timur. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin

Pemprov Tak Bisa Awasi Setiap Bangunan di DKI

Nasional bangunan ambruk
Cindy • 12 Februari 2020 16:25
Jakarta: Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) tidak bisa mengawasi satu per satu bangunan di seluruh wilayah DKI Jakarta. Selain itu, tanggung jawab seluruh pembangunan dari keamanan hingga material yang digunakan ada di tangan pemilik atau kontraktor.
 
"Kalau pemerintah itu dalam konteks regulasinya. Enggak mungkin kami awasi satu per satu," kata Kepala Dinaa CKTRP Heru Hermawanto di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Robohnya bangunan di Jalan Pisangan Baru Tengah, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, diduga akibat kelalaian pemilik. Bangunan tersebut ambruk karena meterial tidak mengikuti standar izin mendirikan bangunan (IMB) yang dikeluarkan dinas tata ruang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelaksana pembangunan wajib memastikan kekokohan struktur. Pemilik bangunan pun harus memastikan pelaksana pembangunan atau kontraktor mampu mengikuti standar yang ada.
 
Karena itu, dia menyarankan pemilik memakai kontraktor yang punya sertifikat jasa usaha atau sertifikat keahlian konstruksi bangunan.
 
"Kalau IMB dirancang bagus, pelaksanaannya enggak bagus, ya roboh juga," pungkas Heru.
 
Pemprov Tak Bisa Awasi Setiap Bangunan di DKI
Bangunan di Matraman, Jaktim, roboh, Selasa, 11 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin
 
Sebuah bangunan tiga lantai di Jalan Pisangan Baru Tengah, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, ambruk. Bangunan tersebut sedang dalam proses pembangunan. Bangunan tersebut roboh sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa, 11 Februari 2020.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif