Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Anies Sanksi Sopir Bus Izinkan Penumpang ke Atap

Nasional dki jakarta gubernur dki
Fachri Audhia Hafiez • 05 Juni 2019 19:34
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menggodok aturan atau sanksi terhadap sopir bus yang mengizinkan penumpangnya naik ke atap mobil. Aturan ini buntut dari viralnya video gerombolan remaja di atap bus TransJabodetabek yang terjepit terowongan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
 
"Nanti dibikin aturan khusus supaya sopir bertanggung jawab, tidak boleh membawa lagi orang di atas," kata Anies di rumah dinasnya, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Juni 2019.
 
Anies mengecam keras aksi sopir yang membawa penumpang di atap bus tersebut. Dia bahkan menduga si sopir yang memberi izin kepada penumpang naik ke atap bus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena bukan seharusnya (penumpang) ada di situ, jadi sanksinya harus ada pada pengendali kendaraan," ujar dia.
 
(Baca: Masyarakat Diimbau Tak Konvoi Takbiran ke Luar Daerah)
 
Pemprov DKI segera membuat aturan terkait hal tersebut. Namun, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu belum bisa memastikan aturan itu dituangkan dalam peraturan gubernur (Pergub) atau peraturan daerah (perda).
 
"Nanti kita atur, tapi harus ada aturan yang memberikan sanksi kepada penanggung jawab kendaraan dan penanggung jawab kendaraan adalah sopir, pengemudi," tegas dia.
 
Aturan itu dipastikan berlaku selamanya, tidak hanya saat perayaan malam takbiran. "Kan kita kadang-kadang lihat sering ada acara-acara pada di atas, beresiko sekali, kalau sudah aturan, tidak ada waktu hanya untuk event tertentu, pasti untuk semuanya," ujar Anies.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif