Jakarta: Pengguna commuter line yang baru turun dari Stasiun Tanah Abang kini disediakan bus gratis mengelilingi kawasan Tanah Abang. Bus disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai pukul 08.00-18.00.
Medcom.id mencoba mengikuti rute bus yang dinamai Tanah Abang Explorer. Halte pertama bus ada di Stasiun Tanah Abang pintu lama, berseberangan dengan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menempati badan Jalan Jati Baru Raya.
Bus akan mengelilingi kawasan Tanah Abang dan berhenti di beberapa titik: Stasiun Tanah Abang, Blok A, Blok G, Halte AURI, dan Fly Over Jati Baru. Butuh waktu 30 menit untuk mengelilingi kawasan Tanah Abang dangan kondisi lalu lintas lancar. Jika kondisi macet, perjalanan bisa mencapai satu jam.
"Paling banyak turun yang mau ke Pasar Tanah Abang Blok A," kata Iman Sodikin, salah satu sopir bus kepada Medcom.id, Jumat, 22 Desember 2017.
Sopir bus Tanah Abang Explorer Iman Sodikin. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Namun, belum banyak warga yang tahu rute-rute pemberhentian bus. Warga harus bertanya arah dan tujuan Tanah Abang Explorer terlebih dahulu. Pasalnya, warga juga belum tahu ada bus gratis yang mengitari Tanah Abang.
"Ini bisa turun ke Thamrin City enggak, Pak," tanya Yus salah satu warga kepada petugas.
"Ini cuma ke Tanah Abang Bu, enggak bisa berhenti sembarangan," jawab petugas.
Interior bus Tanah Abang Explorer. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Tian, salah satu warga, baru tahu ada rute bus gratis menuju Tanah Abang. Ia biasa berbelanja pakaian di Tanah Abang. Sebelumnya, ia kerap menggunakan mikrolet M11 menuju Blok A saat baru turun dari Stasiun Tanah Abang.
Baca: Tak Dapat Tenda, PKL Tanah Abang Rambah Trotoar
"Kok tadi ke sini enggak ada angkot. Katanya ada bus gratis, saya naik saja. Belum tahu rutenya ke mana," kata Tian.
Hari pertama pengoperasian, 10 armada bus Tanah Abang Explorer dikerahkan. Bus pabrikan asal Swedia itu memiliki kapasitas 45 tempat duduk dan dilengkapi penyejuk udara. Interior bus dilengkapi satu layar LED untuk pengumuman dan mesin tapping.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/aNrVjJVN" allowfullscreen></iframe>
Jakarta: Pengguna
commuter line yang baru turun dari Stasiun Tanah Abang kini disediakan bus gratis mengelilingi kawasan Tanah Abang. Bus disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai pukul 08.00-18.00.
Medcom.id mencoba mengikuti rute bus yang dinamai Tanah Abang Explorer. Halte pertama bus ada di Stasiun Tanah Abang pintu lama, berseberangan dengan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menempati badan Jalan Jati Baru Raya.
Bus akan mengelilingi kawasan Tanah Abang dan berhenti di beberapa titik: Stasiun Tanah Abang, Blok A, Blok G, Halte AURI, dan Fly Over Jati Baru. Butuh waktu 30 menit untuk mengelilingi kawasan Tanah Abang dangan kondisi lalu lintas lancar. Jika kondisi macet, perjalanan bisa mencapai satu jam.
"Paling banyak turun yang mau ke Pasar Tanah Abang Blok A," kata Iman Sodikin, salah satu sopir bus kepada
Medcom.id, Jumat, 22 Desember 2017.
Sopir bus Tanah Abang Explorer Iman Sodikin. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Namun, belum banyak warga yang tahu rute-rute pemberhentian bus. Warga harus bertanya arah dan tujuan Tanah Abang Explorer terlebih dahulu. Pasalnya, warga juga belum tahu ada bus gratis yang mengitari Tanah Abang.
"Ini bisa turun ke Thamrin City enggak, Pak," tanya Yus salah satu warga kepada petugas.
"Ini cuma ke Tanah Abang Bu, enggak bisa berhenti sembarangan," jawab petugas.
Interior bus Tanah Abang Explorer. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Tian, salah satu warga, baru tahu ada rute bus gratis menuju Tanah Abang. Ia biasa berbelanja pakaian di Tanah Abang. Sebelumnya, ia kerap menggunakan mikrolet M11 menuju Blok A saat baru turun dari Stasiun Tanah Abang.
Baca: Tak Dapat Tenda, PKL Tanah Abang Rambah Trotoar
"Kok tadi ke sini enggak ada angkot. Katanya ada bus gratis, saya naik saja. Belum tahu rutenya ke mana," kata Tian.
Hari pertama pengoperasian, 10 armada bus Tanah Abang Explorer dikerahkan. Bus pabrikan asal Swedia itu memiliki kapasitas 45 tempat duduk dan dilengkapi penyejuk udara. Interior bus dilengkapi satu layar LED untuk pengumuman dan mesin
tapping.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)