Anies Lanjutkan Inspeksi Gedung Tinggi

Nur Azizah 09 Juli 2018 09:33 WIB
air tanah
Anies Lanjutkan Inspeksi Gedung Tinggi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin apel pelaksanaan survei air tanah. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melanjutkan inspeksi terhadap bangunan tinggi di Ibu Kota. Inspeksi tersebut terkait penyediaan sumur resapan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta pemanfaatan air tanah.

Kali ini, yang menjadi sasaran inspeksi ialah kawasan industri di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Anies bakal memeriksa 40 gedung di Jakarta Barat dan 40 gedung di Jakarta Timur. 

“Mulai hari ini, kami akan memeriksa bangunan-bangunan industri. Apakah mereka sudah ada sumur resapan, IPAL, dan pengolahan air tanah mereka sudah sesuai dengan aturan atau tidak,” kata Anies saat memimpin apel pelaksanaan survei Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah serta Pemanfaatan Air Tanah, di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta Timur, Senin, 9 Juli 2018.


Sidak mulai dilakukan per hari ini hingga 20 Juli 2018. Anies menyampaikan, pemeriksaan tersebut untuk mendapatkan data yang lengkap dan akurat terkait pemanfaatan air tanah.

“Tiap hari tim Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pemeriksaan di setiap bangunan industri satu per satu,” tegas dia.

Mantan Menteri Pendidikan ini menargetkan tim sidak untuk menginspeksi minimal 10 bangunan dalam satu hari. Pemeriksaan akan dipimpin wali kota di tiap wilayah. 

Baca: Anies Bahas Restrukturisasi Air di Istanbul

Masing-masing wilayah terdiri atas lima kelompok. Sebanyak 120 petugas dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan. Satu tim terdiri atas beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta. 

Tim juga melibatkan SKPD dari Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, serta Perdagangan Provinsi DKI Jakarta. 

Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, PDAM, PD PAL, dan Satpol PP turut terlibat. Unsur pemerintah kota juga ambil bagian.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id