Sandi akan Manjakan Pendatang dengan Pelatihan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Jumlah pendatang baru di Ibu Kota diperkirakan bertambah usai Lebaran. Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno tak khawatir dengan itu.

Sandi sudah menyiapkan segalanya, termasuk mempersiapkan sejumlah pelatihan untuk pendatang. Tujuannya, agar pendatang bisa bertahan di Jakarta.

"Kalau tidak punya skill, mereka tidak akan mampu bertahan di Jakarta," kata Sandi di Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018.


Sandi semakin yakin dengan pelatihan tersebut lantaran program OK OCE yang ia dirikan sudah berevolusi menjadi OK OCE 4.0. "Sekarang kita dapat menghadirkan digital business atau digital economy di teman-teman para pengusaha pemula, para pelaku ekonomi baru ini," ungkap dia. 

Sandi tak melarang siapa pun datang dan menetap di Jakarta. Jakarta terbuka untuk siapa saja.

(Baca juga: Pendatang Baru DKI Diperkirakan 72 Ribu Orang)

"Kita lihat Jakarta terbuka untuk semua. Kalau mereka memiliki skill, kita akan latih. Tapi kalau misalnya mereka datang ke sini untuk hanya meminta-minta atau menjadi manusia gerobak, kita akan bina di panti sosial," pungkas dia.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, Edison Sianturi, memprediksi jumlah pendatang meningkat dua persen di banding tahun kemarin. Catatan Disdukcapil, jumlah pendatang baru 2017 mencapai 70.752 orang.

Tahun ini diperkirakan akan bertambah sekitar 1.415 orang menjadi 72.167 orang. Kepala Dinas Dukcapil DKI, Edison Sianturi mengatakan, pertambahan jumlah pendatang baru terjadi karena dua faktor.

"Pertama, karena adanya dampak dari arus mudik dan arus balik Lebaran 2018. Kedua, faktor dimulainya tahun ajaran baru di dunia pendidikan," kata Edison saat dihubungi, Jakarta Pusat, Senin, 11 Juni 2018.

(Baca juga: Tergiur Upah Tinggi Nekat Merantau ke Ibu Kota)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id