Pelanggar PSBB di Danau Sunter, Jakarta Utara, diberi sanksi menyapu, Senin, 1 Juni 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Pelanggar PSBB di Danau Sunter, Jakarta Utara, diberi sanksi menyapu, Senin, 1 Juni 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

Kemendagri Merestui DKI Perberat Sanksi Protokol Kesehatan

Nasional dki jakarta Virus Korona protokol kesehatan
Putri Anisa Yuliani • 19 Oktober 2020 06:33
Jakarta: Kementerian Dalam Negeri merestui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperberat sanksi pelanggaran protokol kesehatan dalam penanggulangan virus korona (covid-19). Hal ini terlihat dalam hasil evaluasi Kemendagri yang tidak menyinggung substansi sanksi dalam rancangan peraturan daerah (raperda) penanggulangan covid-19.
 
"(Evaluasi) hanya redaksional saja. Sanksi juga tidak ada yang tidak disetujui," kata Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan saat dihubungi Media Indonesia, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Menurut dia, sanksi diperberat di dalam raperda untuk memberikan efek jera kepada warga yang menghalangi atau menghambat penanggulangan covid-19. Warga yang menolak tes swab sebagai bagian dari active case finding, contohnya, bisa dijerat dengan denda Rp5 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi pemerintah itu harus seimbang antara kasih sayang dengan hukuman. Kasih sayangnya itu dengan sosialisasi dan edukasi. Kalau sudah begitu masih melanggar ya harus disanksi," terang Pantas.
 
Baca: Total Kasus Covid-19 di DKI Mencapai 94.327
 
Pada Senin, 12 Oktober 2020, raperda penanggulangan covid-19 DKI selesai dibahas DPRD DKI. Selanjutnya, raperda itu diajukan ke Kemendagri untuk dievaluasi.
 
Tahap selanjutnya adalah pengesahan raperda dalam rapat paripurna, pada Senin, 19 Oktober 2020. Kemudian, raperda itu kembali dikirimkan ke Kemendagri untuk diundangkan.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif