Ilustrasi harga telur. Foto: MI/Bary.
Ilustrasi harga telur. Foto: MI/Bary.

Harga Telur Masih Tinggi, Pemprov DKI Optimalisasi Distribusi Pangan

Media Indonesia • 28 Agustus 2022 13:00
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengoptimalisasi titik distribusi pangan yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Pemprov DKI turut memastikan ketersediaan pangan melalui optimalisasi BUMD dengan melakukan kerjasama antar daerah.
 
Berdasarkan infopangan.jakarta.go.id, harga telur ayam masih tinggi di angka Rp31.135 per kilogram dari sebelumnya berkisar Rp27 ribu hingga Rp28 ribu. Meski demikian Suharini menjelaskan ketersediaan stok masih stabil.
 
"Kenaikan harga telur dimulai sejak tanggal 13 Agustus 2022. Diprediksi kenaikan harga telur ini akan berlangsung hingga akhir September 2022," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Minggu, 28 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun Suharini menjelaskan penyebab kenaikan harga telur ayam ras tidak lepas dari dampak pandemi covid-19 yang menyebabkan terganggunya supply dan demand. Suharini juga menyebutkan Pemprov DKI turut mendistribusikan pangan subsidi untuk masyarakat tertentu.
 

Baca juga: Jokowi Beri Sinyal Harga Telur Ayam Segera Turun


 
Dalam upaya menjaga kestabilan stok dan harga pangan Pemprov DKI juga bekerja sama dengan Polda Metro Jaya terkait kegiatan pengawasan penyediaan serta pendistribusian pangan. Kerja sama yang terjadi juga untuk memantau penegakan hukum terkait pelangggaran yang terjadi.
 
"Pemprov juga berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kestabilan ketersediaan serta harga," ujar dia.
 
(Syeha Alhaddar)
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif