Marco Kusumawijaya akan Banyak Bekerja di 'Dapur'
Ketua Tim Bidang Pengelolaan Pesisir TGUPP Marco Kusumawijaya. Foto: Medcom.id/Nur Azizah
Jakarta: Marco Kusumawijaya baru saja ditunjuk sebagai ketua Tim Bidang Pengelolaan Pesisir, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Dengan jabatan barunya, ia berjanji lebih banyak bekerja di belakang layar.

Mantan aktivis ini menyatakan hanya akan memberikan masukan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kami bukan perangkat daerah, kami hanya melapor kepada Pak Gubernur. Pak Gubernur menyampaikan yang dianggap baik dari apa yang kami sampaikan. Kami bekerja di dapur, jadi bukan urusan kami menyampaikan kepada kalian," kata Marco saat ditanya soal tugas barunya, Selasa, 26 Juni 2018.


Marco juga menegaskan tak akan banyak bicara mengenai ranah pekerjaannya. Ia menyatakan tak akan membuka suara terkait apa pun yang belum diputuskan oleh gubernur. Kecuali, gubernur langsung yang menyuruhnya menjelaskan.

"Mohon maaf, mungkin dulu teman-teman mengenal saya (sebagai) aktivis yang vokal. Sekarang saya harus menjadi pendiam. Itu sih etika kerja saja. Kita kan pekerja dapur," lanjut dia.

Baca: Aktivis Perkotaan Setop Kritik Anies-Sandi

Pengelolaan pesisir menjadi salah satu persoalan yang disorot, terutama terkait rencana Pemprov DKI menyetop aktivitas reklamasi di pantai utara. Namun, di sisi lain, Anies justru mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Reklamasi Pantai Utara.

Pergub itu memberikan mandat kepada Badan Koordinasi Pengelolaan (BKP) Pantai Utara Jakarta untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi penyelenggaraan reklamasi pantai utara Jakarta. Hal ini diterjemahkan sejumlah nelayan sebagai sinyal Pemprov melanjutkan lagi reklamasi.

Ditanya terkait reklamasi, Marco membenarkan jika masalah itu termasuk yang akan dia pikirkan. "Tentu saja karena itu terjadi di pesisir. Itu mah enggak usah ditanya, tentu saja dong. Tapi bukan hanya itu," kata dia.

Baca: Anies Sebut TGUPP Pesisir berbeda dengan BKP Pantura

Marco menggarisbawahi bahwa timnya tak hanya akan memberi masukan ke gubernur soal reklamasi. "Kami berusaha membuat pesisir Jakarta jadi lebih baik lagi," katanya.

Panjang pesisir Jakarta diperkirakan mencapai 40 kilometer persegi. Selain pulau-pulau reklamasi, ada 110 pulau lain yang masuk kawasan pesisir. Dan semuanya menjadi ranah dari Tim Bidang Pengelolaan Pesisir TGUPP yang dipimpin Marco.

"Ini kaitannya semua dengan janji politik. Kan janji politik itu reklamasi disetop, kepulauan seribu dikembangkan, kampung-kampung diperbaiki tanpa digusur. Terus bagaimana kita mengelola pesisir. Itu tugas kita," katanya.

Marco menyatakan jika tim yang dipimpinnya bukan perangkat daerah. Tim hanya akan memberi saran kepada gubernur. Terkait reklamasi, kata dia, BKP Pantai Utara Jakarta yang akan menanganinya.

"Tim ini hanya menyampaikan kebijakan, yang melaksanakan badan (BKP Pantai Utara Jakarta). Kami kan bukan perangkat daerah, kami hanya political pointies, memberi saran kepada gubernur. Gubernur memutuskan dengan memerintahkan badan," ujarnya.





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id