Anies Didesak Cabut Izin Reuni 212

Nur Azizah 29 November 2018 14:36 WIB
aksi 212
Anies Didesak Cabut Izin Reuni 212
Aliansi Nasional Gerakan Jaga Indonesia berunjuk rasa di depan kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Balai Kota, Jakarta Pusat/Medcom.id/Nur Azizah
Jakarta: Sejumlah warga yang tergabung dalam aliansi Nasional Gerakan Jaga Indonesia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin reuni 212.  Aksi diagendakan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 2 Desember 2018.

"Karena (aksi tersebut) tidak ada urgensinya," tegas Sekjen Presidium Nasional Gerakan Jaga Indonesia Boedi Jarot dalam aksi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 29 November 2018.

Baca: Anies Izinkan Reuni 212 Digelar di Monas


Boedi memandang aksi tersebut sarat muatan politis. Terlebih, keterdesakan aksi, terang dia, tak bertujuan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
"Kalau urgensinya untuk mempertahankan Pancasila, dan merah putih ya silakan. Kalau aparat menganggap ini hanya reuni enggak ada agenda politik, itu keliru," tegas dia.

Baca: Anies Akan Hadiri Reuni 212

Boedi khawatir aksi justru membahayakan karena mengandung ideologi khilafah milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia melihat izin yang diberikan Pemprov bentuk politik balas budi Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana hadir dalam reuni tersebut. Anies menyebut kehadiran merupakan hal biasa selaku kepala daerah.



(OJE)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id