medcom.id, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menargetkan Ibu Kota mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sandi berupaya mengejar predikat tersebut dalam kurun lima bulan.
"Terus terang ini target yang cukup berat karena empat tahun terakhir ini Jakarta (mendapat opini) WDP (Wajar dengan Pengecualian)," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 3 Oktober 2017.
Sandi mengatakan bakal berfokus kepada pencatatan aset. Sandi meminta setiap Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) merasa memiliki aset seperti tanah dan bangunannya masing-masing.
"Jadi, setiap SKPD itu betul-betul memberikan atensi besar kepada aset. Ini kan milik rakyat, harus dicatat dengan benar dan harus ada buku asetnya," kata dia.
Baca: Ahok: Dari Dulu LHP BPK DKI Harusnya Tidak Wajar
Selain itu, Sandi mengatakan bakal menindaklanjuti temuan-temuan BPK terhadap proses keuangan di DKI Jakarta. Semua temuan BPK akan menjadi prioritas Pemprov DKI.
"Harus ditindaklanjuti karena laporan WTP harus diyakinkan kepada para auditor bahwa semua temuan itu sudah mendapat follow up," kata Sandi.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/VNxQ468b" allowfullscreen></iframe>
medcom.id, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menargetkan Ibu Kota mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sandi berupaya mengejar predikat tersebut dalam kurun lima bulan.
"Terus terang ini target yang cukup berat karena empat tahun terakhir ini Jakarta (mendapat opini) WDP (Wajar dengan Pengecualian)," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 3 Oktober 2017.
Sandi mengatakan bakal berfokus kepada pencatatan aset. Sandi meminta setiap Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) merasa memiliki aset seperti tanah dan bangunannya masing-masing.
"Jadi, setiap SKPD itu betul-betul memberikan atensi besar kepada aset. Ini kan milik rakyat, harus dicatat dengan benar dan harus ada buku asetnya," kata dia.
Baca: Ahok: Dari Dulu LHP BPK DKI Harusnya Tidak Wajar
Selain itu, Sandi mengatakan bakal menindaklanjuti temuan-temuan BPK terhadap proses keuangan di DKI Jakarta. Semua temuan BPK akan menjadi prioritas Pemprov DKI.
"Harus ditindaklanjuti karena laporan WTP harus diyakinkan kepada para auditor bahwa semua temuan itu sudah mendapat
follow up," kata Sandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)