Jakarta: Penggunaan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai tempat kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih dikaji. Pengkajian dilakukan pengelola yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
"Kita tidak melarang semua kegiatan yang positif yang baik dan benar sesuai peraturan perundang-undangan. Termasuk nanti kalau masa kampanye 2024 kan selama ini di stadion. Kalau dimungkinkan di JIS saya kira nanti. Tapi nanti saya tunggu pengaturan dari Jakpro," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) di Balai Kota, Jumat, 13 Mei 2022.
Menurut dia, Jakpro bakal berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pemberian izin kampanye. Selama ini, kampanye akbar di Jakarta menggunakan stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Ariza mengatakan JIS memang dibangun multifungsi. Selain bisa digunakan menjadi arena pertandingan sepakbola, juga tempat penyelenggaraan konser musik dan pertemuan akbar.
Baca: Kontroversi Nama JIS: Tak Sesuai UU Hingga Muncul Nama Stadion BMW
Ariza menegaskan JIS didesain dapat memfasilitasi berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan budaya. Hal tersebut berujung pada pertumbuhan ekonomi bagi warga sekitar.
Di sisi lain, Ariza menegaskan berbagai kegiatan di JIS tetap sesuai standar. Sebab, gelanggang olahraga itu dibangun dengan standar internasional.
"Yang penting itu aset milik bersama. Kita jaga kebersihannya, kerapiannya, dan lain sebagainya," kata Ariza.
Jakarta: Penggunaan
Jakarta International Stadium (JIS) sebagai tempat kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih dikaji. Pengkajian dilakukan pengelola yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
"Kita tidak melarang semua kegiatan yang positif yang baik dan benar sesuai peraturan perundang-undangan. Termasuk nanti kalau masa kampanye 2024 kan selama ini di stadion. Kalau dimungkinkan di JIS saya kira nanti. Tapi nanti saya tunggu pengaturan dari Jakpro," kata
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) di Balai Kota, Jumat, 13 Mei 2022.
Menurut dia, Jakpro bakal berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pemberian izin kampanye. Selama ini,
kampanye akbar di Jakarta menggunakan stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Ariza mengatakan JIS memang dibangun multifungsi. Selain bisa digunakan menjadi arena pertandingan sepakbola, juga tempat penyelenggaraan konser musik dan pertemuan akbar.
Baca:
Kontroversi Nama JIS: Tak Sesuai UU Hingga Muncul Nama Stadion BMW
Ariza menegaskan JIS didesain dapat memfasilitasi berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan budaya. Hal tersebut berujung pada pertumbuhan ekonomi bagi warga sekitar.
Di sisi lain, Ariza menegaskan berbagai kegiatan di JIS tetap sesuai standar. Sebab, gelanggang olahraga itu dibangun dengan standar internasional.
"Yang penting itu aset milik bersama. Kita jaga kebersihannya, kerapiannya, dan lain sebagainya," kata Ariza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)