Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Kakorlantas Ingin Alokasi Dana Tilang untuk Beli Kendaraan Rescue

Siti Yona Hukmana • 04 April 2022 18:22
Jakarta: Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi ingin dana tilang dialokasikan ke pembelian kendaraan rescue. Menurutnya, Polri kekurangan kendaraan penyelamatan kecelakaan lalu lintas itu.
 
"Dana (tilang) enggak ke mana-mana. Makanya, kita lagi perjuangkan daripada enggak dipakai diperjuangkan untuk nambah E-TLE lagi, (dan) menambah kendaraan rescue kita," kata Firman dalam konferensi pers di NTMC Polri, MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin, 4 April 2022.
 
Baca: Tilang Elektronik di Jalan Tol Diharap Turunkan Angka Kecelakaan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Firman menerangkan kendaraan rescue merupakan salah satu alat untuk mengeluarkan korban kecelakaan dari posisi terjepit. Pertolongan dengan kendaraan rescue meminimalisir risiko korban meninggal.
 
"Kebanyakan (kecelakaan) yang tabrak belakang yang kejepit, itu boleh dibilang hampir sering. Nah, kalau terlambat kita khawatir darahnya akan habis dan sebagainya," tutur jenderal bintang dua itu.
 
Baca: Kakorlantas Dorong PNBP dari Tilang Elektronik untuk Penegakan Hukum
 
Korlantas Polri menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di jalan Tol Trans Jawa-Sumatra per 1 April 2022. Kamera canggih itu akan menjaring kendaraan yang melaju dengan kecepatan di atas 100 km jam dan dibawah 60 km/jam serta membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan.
 
Pengendara yang melanggar akan dikenakan denda Rp500 ribu. Kebijakan ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan tol.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif