Jakarta: Peralatan medis Puskesmas Kelurahan Bidara Cina III, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur rusak 90 persen. Peralatan medis itu rusak akibat puskesmas terendam banjir.
"Jangan tanya berapa yang rusak, tanya berapa yang tersisa, karena hampir 90 persen barang-barang rusak, termasuk Dental Unit (kursi pasien gigi) rusak terendam," kata Kepala Puskesmas Kelurahan Bidara Cina III Helmy Sumurung di Jatinegara, Senin, 6 Januari 2020.
Helmy mengungkapkan, barang-barang inventaris puskesmas yang terselamatkan hanya tinggal beberapa. Di antaranya pendingin ruangan, jam dinding, dan satu unit komputer.
Persediaan obat-obatan di puskesmas tersebut juga ikut rusak. Akibatnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak bisa dilakukan hingga Senin, 6 Januari 2020.
"Obat-obatan ada yang bisa terselamatkan. Obat yang baru drop untuk pengadaan tahun 2020. Kalau untuk obat-obatan sekitar 80 persen yang terimbas," ujarnya.
Helmy menuturkan pelayanan medis bagi warga untuk sementara dialihkan ke Puskesmas Bidara Cina I dan II, kantor Kelurahan Bidara Cina. Adapun Puskesmas Bidara Cina III baru akan memulai beroperasi kembali pada Selasa, 7 Januari 2020.
"Besok baru bisa buka, karena sore ini baru akan datang obat-obatan dan barang-barang pengganti," jelas Helmy.
Helmy mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan surat pernyataan kepada Puskesmas Kecamatan Jatinegara untuk meminta penggantian obat-obatan dan peralatan kesehatan akibat terdampak banjir. Namun begitu, tidak semua pelayanan akan mulai beroperasi pada hari ini.
"Pelayanan seperti gigi, (Kartu Identitas Anak) KIA, vaksin, itu belum bisa, ditambah dengan rujukan juga, karena printer rusak," tambahnya.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/yKXGdO6k" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
Jakarta: Peralatan medis Puskesmas Kelurahan Bidara Cina III, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur rusak 90 persen. Peralatan medis itu rusak akibat puskesmas terendam banjir.
"Jangan tanya berapa yang rusak, tanya berapa yang tersisa, karena hampir 90 persen barang-barang rusak, termasuk Dental Unit (kursi pasien gigi) rusak terendam," kata Kepala Puskesmas Kelurahan Bidara Cina III Helmy Sumurung di Jatinegara, Senin, 6 Januari 2020.
Helmy mengungkapkan, barang-barang inventaris puskesmas yang terselamatkan hanya tinggal beberapa. Di antaranya pendingin ruangan, jam dinding, dan satu unit komputer.
Persediaan obat-obatan di puskesmas tersebut juga ikut rusak. Akibatnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak bisa dilakukan hingga Senin, 6 Januari 2020.
"Obat-obatan ada yang bisa terselamatkan. Obat yang baru drop untuk pengadaan tahun 2020. Kalau untuk obat-obatan sekitar 80 persen yang terimbas," ujarnya.
Helmy menuturkan pelayanan medis bagi warga untuk sementara dialihkan ke Puskesmas Bidara Cina I dan II, kantor
Kelurahan Bidara Cina. Adapun Puskesmas Bidara Cina III baru akan memulai beroperasi kembali pada Selasa, 7 Januari 2020.
"Besok baru bisa buka, karena sore ini baru akan datang obat-obatan dan barang-barang pengganti," jelas Helmy.
Helmy mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan surat pernyataan kepada Puskesmas Kecamatan Jatinegara untuk meminta penggantian obat-obatan dan peralatan kesehatan akibat terdampak banjir. Namun begitu, tidak semua pelayanan akan mulai beroperasi pada hari ini.
"Pelayanan seperti gigi, (Kartu Identitas Anak) KIA, vaksin, itu belum bisa, ditambah dengan rujukan juga, karena printer rusak," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DMR)