ketua KPI Yuliandre Darwis--Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
ketua KPI Yuliandre Darwis--Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Kinerja KPI Dikritisi

Nasional kpi blackpink
M Sholahadhin Azhar • 17 Desember 2018 02:44
Jakarta: Teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap 11 stasiun televisi yang menyiarkan iklan Shopee "Blackpink", dianggap mengada-ada. Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia Adinda Nasution menyebut tak seharusnya ada teguran seperti itu.

"Karena iklan tersebut tidak bertentangan dengan aturan KPI yang diikuti stasiun televisi," ujarnya di Jakarta, Minggu, 15 Desember 2018.

Menurutnya, Blackpink yang tampil dalam iklan Shopee telah dinyatakan lulus sensor oleh lembaga sensor film (LSF). Sehingga tak ada aturan yang dilanggar dalam iklan. Apalagi jika tayangan komersial berdurasi pendek itu dianggap merendahkan perempuan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Tidak ada satu pun bagian iklan tersebut yang menonjolkan bagian-bagian tubuh tertentu melalu gambar close up dan middle close up seperti yang dilarang oleh Standard Program Siaran yang dikeluarkan oleh KPI sendiri," imbuh Adinda. Baca: Promotor Jamin Kontroversi Iklan Blackpink Tak Pengaruhi Konsernya di Indonesia

Masyarakat, kata dia, tentu berharap KPI bisa bekerja tegas terhadap pelanggaran aturan penyiaran. Namun masyarakat tentu juga menolak bila KPI mengada-ada. Meski diakui, para personel grup kondang itu memakai rok mini.

Tetapi, Adinda mengingatkan, tak ada aturan yang melarang pemakaian rok mini dalam prosedur penyiaran. Prinsipnya, KPI tak perlu membuang waktu pada masalah yang tak substantif.

"Karena masih banyak PR kita di dunia penyiaran yang lebih mendesak dari ini," beber Adinda.

Terkait dengan penampilan perempuan di televisi, ia menyatakan selama ini stasiun-stasiun televisi sudah berusaha patuh mengikuti aturan KPI. Stasiun televisi sudah memburamkan bagian tubuh sesuai aturan, juga menyensor adegan seksual.

"Karena itu KPI jangan sampai mempersulit stasiun televisi dengan  membuat aturan mengada-ada," tandasnya.

Baca: Persatuan Perusahaan Iklan Sayangkan Langkah KPI


(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi