Penumpang menunggu antrean MRT. Foto: MI/Pius Erlangga
Penumpang menunggu antrean MRT. Foto: MI/Pius Erlangga

Jam Operasional dan Jumlah Penumpang MRT Disesuaikan dengan PSBB Jilid II

Nasional Virus Korona PSBB pandemi covid-19 Anies Baswedan Jakarta Rem Darurat Rem Darurat Corona
Kautsar Widya Prabowo • 13 September 2020 23:43
Jakarta: Moda Raya Terpadu (MRT) akan melakukan penyesuaian jam operasional dan jumlah penumpang. Ini dilakukan dalam rangka mendukung pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II.
 
Menurut Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar, kebijakan ini juga untuk mendukung aktivitas masyarakat yang tetap bekerja. Terdapat 11 sektor pekerjaan yang diperbolehkan beroperasi saat PSBB jilid II.
 
"Besok MRT Jakarta beroperasi dari pukul 05.00 sampai dengan 22.00 WIB dengan jarak antarkereta (headway) 5 menit di jam sibuk dan 10 menit di jam normal," ujar William dalam keterangan tertulis, Minggu, 13 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan untuk jumlah penumpang dibatasi maksimal 62 sampai 67 orang dalam satu kereta. Hal itu untuk memastikan jaga jarak dapat dilakukan.
 
Dia mengimbau penumpang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti wajib memakai masker, menjaga jarak antarpengguna, rajin mencuci tangan, serta tidak berbicara selama di dalam kereta dan area peron stasiun.
 
Baca: Anies: Kerumunan Tak Boleh Lebih dari Lima Orang
 
Sebelumnnya Gubernur Anies Baswedan menyebut transportasi umum diperbolehkan tetap  beroperasi. Namun jumlah penumpang dibatasi 50 persen dari kapasitas.
 
Anies memberlakukan pengetatan PSBB mulai Senin, 14 September 2020. Masyarakat diminta bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Hanya 11 sektor usaha yang dikecualikan yang tetap beroperasi.
 
Keputusan ini tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tanggal 13 September 2020 atas perubahan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tanggal 9 April 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. PSBB jilid II berlangsung selama dua minggu dan bakal dievalusi.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif