5 Ribu Sopir Bajaj Ancam Berdemo di Balai Kota
Puluhan sopir bajaj melakukan aksi mogok di depan Balai Kota DKI Jakarta - Medcom.id/Nur Azizah.
Jakarta: Koordinator aksi mogok sopir bajaj, Nasikin, diterima staf Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dalam pertemuan Nasikin menyampaikan sejumlah keinginan sopir. 

"Penginnya sama gubernur langsung, tapi alasan (jadwalnya) padat. Tapi tidak apa-apa. Nanti minta sampaikan agar tuntutan kami dilaksanakan," kata Nasikin di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 30 November 2018.

Puluhan sopir bajaj melakukan aksi mogok di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menuntut Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan Bahan Bakar Gas (BBG) diperbanyak. 


Mereka mengancam bakal melakukan aksi lebih besar bila tuntutan itu tidak dipenuhi. "Bila tuntutan kami tidak terlaksana dalam satu minggu, kami akan aksi lebih besar lagi. Mungkin lima ribu sopir akan gabung," tutur dia. 

(Baca juga: Sopir Bajaj Mogok di Depan Kantor Anies)

Nasikin mengungkapkan dalam pertemuan Pemprov DKI meminta para sopir yang tergabung dalam Bajaj Komunitas (Batas) menyampaikan keluhan langsung ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Sebab, BBG dan SPBG menjadi urusan Kementerian ESDM. 

Tapi, para sopir tak mau tahu. Mereka minta Pemprov DKI memfasilitasi tuntutan itu. 

"Apakah kita harus ke Menteri? Makanya saya tunggu seminggu dulu. Selama seminggu tidak terlaksana maka akan lebih dari ini," kata dia.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id