Anggota Pansus dari fraksi PDIP Gembong Warsono menyebut proses pemilihan Wagub DKI Jakarta bisa selesai dalam tiga hari. Foto: Antara/M Agung Rajasa.
Anggota Pansus dari fraksi PDIP Gembong Warsono menyebut proses pemilihan Wagub DKI Jakarta bisa selesai dalam tiga hari. Foto: Antara/M Agung Rajasa.

Anies Diminta Menengahi PKS dan Gerindra

Nasional Pengganti Sandiaga Uno
Ilham Pratama Putra • 13 Agustus 2019 19:59
Jakarta: Anggota Pansus dari fraksi PDIP Gembong Warsono menyebut proses pemilihan Wagub DKI Jakarta bisa selesai dalam tiga hari. Memilih nama wagub pengganti Sandiaga Uno itu bisa saja cepat, asal PKS dan Gerindra ada kata sepakat.
 
"Ini karena masih belum ada titik temu PKS dengan Gerindra. Kalau ketemu ya bisa selesai dua tiga hari kok, masih sangat memungkinkan," kata Gembong dalam Prime Time News MetroTV, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Menurutnya, pemilihan wagub masih bisa diselesaikan oleh DPRD periode saat ini. Tidak perlu menunggu DPRD periode 2019-2024 masuk sebagai anggota dewan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, Gembong mengatakan harus ada pihak ketiga agar PKS dan Gerindra tak terus berseteru soal nama calon. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus turun tangan.
 
"Ketika bicara di DPRD ada kebuntuan PKS dengan Gerindra. Di sini Pak Anies menjembatani supaya ini cair makanya butuh orang ketiga itu," ujar Gembong.
 
Baca juga: Anies Desak Pansus Segera Tetapkan Wagub DKI
 
Ketua fraksi PDIP di DPRD DKI ini juga menunggu keselarasan pemikiran antara dua partai tersebut. "Kerja pansus sudah hasilkan pra-perancangan tata tertib. Namun ada beberapa pasal yang belum diselaraskan, keseimbangan pemikiran PKS dan Gerindra," tutur dia.
 
Hampir setahun Jakarta tanpa wagub. Sebelumnya, kursi wagub DKI Jakarta ditempati oleh Sandiaga Uno, sebelum akhirnya maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.
 
Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, pemilihan wakil kepala daerah oleh karena kekosongan jabatan akibat pengunduran diri, dicopot atau meninggal melalui mekanisme pemilihan di DPRD.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif