Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Tekan Pelecehan Seksual, Transportasi Khusus Perempuan Perlu Ditambah

Theofilus Ifan Sucipto • 27 Juli 2022 10:49
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta menambah jumlah transportasi khusus perempuan. Fasilitas itu diharapkan menekan potensi pelecehan seksual di transportasi publik.
 
"Kebijakan transportasi khusus perempuan sangat dibutuhkan dan perlu ditingkatkan," kata Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino dalam keterangan tertulis, Rabu, 27 Juli 2022.
 
Wibi mengatakan Pemprov DKI juga perlu menyusun rencana dan target fasilitas transportasi khusus perempuan. Supaya implementasi kebijakan itu betul-betul tepat sasaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Contohnya, bus pink Transjakarta yang saat ini jumlahnya masih sangat minim dengan jalur terbatas," kata dia.
 

Baca: Penegak Hukum Bisa Menerapkan UU TPKS Tanpa Aturan Turunan


Wibi berkaca dari beberapa negara maju yang telah menerapkan kebijakan transportasi khusus perempuan. Mulai dari Jepang hingga Jerman.
 
"Kebijakan ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan untuk perempuan ketika bepergian," ujar anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.
 
Menurut Wibi, hadirnya transportasi yang ramah perempuan bisa meminimalkan kasus pelecehan seksual. Apalagi, kasus itu belakangan marak terjadi.
 
"Selalu ada laporan kepada pihak pengelola transportasi terkait pelecehan seksual. Untuk itu, transportasi khusus perempuan harus terus diperbanyak," tegas dia.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif