CCTV di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat/MTVN/Lis Pratiwi
CCTV di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat/MTVN/Lis Pratiwi

Sebagian CCTV di Jakarta Mati Pascademo UU Ciptaker

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Sri Yanti Nainggolan • 14 Oktober 2020 12:16
Jakarta: Sejumlah closed-circuit television (CCTV) di jalanan DKI Jakarta mati saat demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), Selasa, 13 Oktober 2020. CCTV dirusak saat aksi demo sebelumnya.
 
"Beberapa CCTV mati karena mengalami kerusakan pascademo sebelumnya (8 Oktober 2020) dan ada beberapa jaringan yang mengalami gangguan," kata Kepala UP Jakarta Smart City Diskominfotik DKI Jakarta Yudhistira Nugraha saat dikonfirmasi, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Menurut dia, saat ini CCTV masih diperbaiki perusahaan penyedia infrastruktur PT Bali Towerindo Sentra (Balitower). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI hanya menerima rekaman CCTV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sampah Demo UU Ciptaker Mencapai 17,5 Ton
 
Durasi perbaikan diperkirakan satu minggu. Namun, waktu perbaikan akan lebih lama jika ada kerusakan fiber.
 
"Untuk akses CCTV masih bisa diakses, khususnya CCTV Bali Tower melalui Aplikasi Molecool yang diakses melalui JAKI," kata dia.
 
Sebelumnya, CCTV di beberapa ruas Ibu Kota mati. Di antaranya, CCTV Bundaran Hotel Indonesia, CCTV Cideng Barat, CCTV Flyover Jatibaru, CCTV Hasyim Ashari, CCTV Medan Merdeka Selatan, CCTV Perempatan Abdul Muis, hingga CCTV Pramuka Raya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif