Kali item berbusa - Medcom.id/Cindy
Kali item berbusa - Medcom.id/Cindy

Pengawasan Industri di Jakarta Dinilai Lemah

Nasional pencemaran sungai
Nur Azizah • 04 Januari 2019 13:20
Jakarta: Ketua Fraksi Partai NasDem Bestari Barus menyebut pengawasan industri di Jakarta lemah. Akibatnya, banyak industri yang membuang limbah ke kali dan danau.
 
"Ini kan karena pengawasan yang tidak dilakukan secara baik di tingkat hulu," kata Bestari saat dihubungi, Jakarta, Jumat, 4 Januari 2018.
 
Anggota Komisi D ini menyebut pengawasan harus dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Mulai dari tingkat Lurah, Camat, Wali Kota, hingga Dinas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi nyatanya, mereka tidak memantau pergerakan industri ini. Kalau kali yang berbusa pasti ada limbah dari industri besar yang tak terpantau," tutur dia.
 
Bestari menyarankan agar Pemprov DKI membentuk tim spesialis sungai. Fungsinya untuk mendata sungai-sungai yang tercemar dan penanganannya seperti apa.
 
(Baca juga:Kali Item Berbusa Anies Salahkan Pemerintah Pusat)
 
"Jadi nanti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tata Air, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bersatu untuk menangani masalah ini," pungkas dia.
 
Fenomena sungai berbusa kembali terjadi di Kali Sentiong atau Kali Item. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut busa berasal dari detergen yang digunakan perusahaan laundry dan pencucian mobil.
 
Dia menduga perusahaan tersebut menggunakan detergen dengan kandungan zat kimia yang keras. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian mengkaji ulang standar detergen yang beredar di pasar.
 
"Jadi, solusi pertama itu di hulunya.Penggunaan soft detergen sudah harus dipikirkan. Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan harus review kembali standard itu. Karena ini dirasakan di seluruh Indonesia," kata Anies kemarin.
 


 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif