Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta/MI/Arya Manggala
Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta/MI/Arya Manggala

Perda APBD DKI 2021 Sudah Terbit

Nasional dki jakarta apbd
Sri Yanti Nainggolan • 19 Januari 2021 15:44
Jakarta: Aturan pendanaan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2021 disahkan. Tak ada perubahan terkait kesepakatan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
 
"Sudah (jadi)," ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono saat dikonfirmasi, Selasa, 19 Januari 2021.
 
Hal itu tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Nomor 4 Tahun 2021 tentang APBD Tahun Anggaran 2021. Perda tersebut diundangkan Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah pada 30 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Mendagri Instruksikan Pemda Segera Mulai Lelang Kegiatan
 
Pada Pasal 2 aturan tersebut, dibeberkan APDB DKI Jakarta 2021 mencapai Rp84.196.593.616.041. Rinciannya, yakni pendapatan daerah sebanyak Rp72.187.510.759.990 dan belanja daerah Rp72.967.009.600.455.
 
"Defisit Rp779.498.840.465," demikian tertulis dalam Pasal 2 Perda Nomor 4 Tahun 2021 dikutip Medcom.id, Selasa, 19 Januari 2021.
 
Kemudian, penerimaan pada pembiayaan daerah mencapai Rp12.009.082.856.051. Sementara itu, pengeluaran mencapai Rp11.229.584.015.586 dengan pembiayaan netto Rp779.498.840.465.
 
Selanjutnya, pendapatan daerah yang direncanakan berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp51.891.120.790.162, pendapatan transfer Rp16.873.544.789.828, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp3.422.845.000.000.
 
Anggaran belanja daerah berasal dari belanja operasi Rp60.404.641.013.089, belanja modal Rp9.931.324.102.738, belanja tidak terduga Rp2.133.030.303.357, dan belanja transfer Rp498.014.181.271.
 
Kemudian, anggaran penerimaan pada pembiayaan daerah berasal dari sisa lebihan dari perhitungan anggaran 2020, sebanyak Rp2.024.160.856.846 dan penerimaan pinjaman daerah Rp9.984.921.999.205.
 
Pada anggaran pengeluaran pembiayaan daerah, terdapat tiga sumber. Rincian ketiganya ialah penyertaan modal daerah Rp10.995.934.015.586, pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo Rp33.650.000.000, dan pemberian pinjaman daerah Rp200.000.000.000.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif