Ilustrasi MRT. Foto: MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi MRT. Foto: MI/Rommy Pujianto

Pembangunan MRT Bundaran HI-Monas 'Telan' Rp4,5 Triliun

Nasional mrt Proyek MRT
Kautsar Widya Prabowo • 17 Februari 2020 12:37
Jakarta: Pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) fase II dilaksanakan bertahap. Pembangunan fase II A dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Stasiun Kota terbagi tiga paket.
 
Paket pertama pembangunan yaitu CP 201 akan menghubungkan Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Stasiun Sarinah dan Stasiun Monumen Nasional (Monas). Pembangunan menggandeng kontraktor Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV).
 
"Nilai kontrak pekerjaan ini sekitar Rp4,5 triliun," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin, 17 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara paket dua, CP 202 melewati Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, dan Stasiun Mangga Besar. Kemudian, CP 03 melewati Stasiun Glodok dan Stasiun Kota.
 
Pembangunan MRT Bundaran HI-Monas 'Telan' Rp4,5 Triliun
Penandatanganan kontrak antara PT MRT Jakarta dan Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV).
 
Keterlibatan kontraktor dalam penggarapan CP 202 dan CP 03 belum diputuskan. Total keseluruhan jalur pembangunan MRT fase II A sepanjang tujuh kilometer ditargetkan rampung akhir 2024.
 
"(Keseluruhan) akan dikerjakan selama 58 bulan dengan target penyelesaian pada Desember 2024," papar William.
 
PT MRT Jakarta juga akan melanjutkan pembangunan fase II B yang memiliki jalur sepanjang 5,8 km, melingkupi Stasiun Mangga Dua, Stasiun Ancol, dan Stasiun AncolBarat. Pembangunan ditargetkan mulai pertengahan 2022.
 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif