Ilustrasi TIM. Foto: istimewa
Ilustrasi TIM. Foto: istimewa

Jakpro Siap Lepas Revitalisasi TIM

Nasional transisi taman ismail marzuki
Kautsar Widya Prabowo • 29 November 2019 16:56
Jakarta: Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto siap tak melanjutkan revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Ini menyusul penolakan seniman terkait revitalisasi TIM.
 
"Ya nggak apa-apa kalau ada yang mau gantikan, saya balikin Penyertaan Modal Daerah (PMD). Saya kasih ke yang mau menggantikan," ujar Dwi saat rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jumat, 29 November 2019.
 
Dwi sempat kesal lantaran dicecar soal revitalisasi kawasan TIM. Khususnya, rencana pembangunan hotel di kawasan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekretaris Komisi B Pandopotan Sinaga menegaskan PT Jakpro tidak dapat membatalkan proyek tersebut. Sebab, pemerintah provinsi mengucurkan dana Rp200 miliar buat pembangunan TIM.
 
"Kalau ini disetop bagaimana pertanggungjawabannya? Ini kan aset pemerintah daerah. Rp1 uang keluar harus ada tanggung jawab itu yang terjadi," tegas dia.
 
PT Jakpro sudah bertemu seniman membahas pembangunan hotel di TIM. Jakpro tak mendapat restu seniman.
 
Corporate Secretary Jakpro Hani Sumarno menyebut diskusi dihadiri beberapa seniman, seperti budayawan Radhar Panca Dahana dan pengamat teater Arie Batubara. Radhar konsisten tak ingin ada penginapan di TIM.
 
"Segala bentuk yang sifatnya menghasilkan dana yang masuk rekening (Pemprov DKI). Beliau enggak berkenan, jadi kami tampung semuanya," kata Hani di Jakarta, Kamis, 28 November 2019.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif