Sejumlah anak bermain air saat banjir melanda kawasan permukiman di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 5 Oktober 2020. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Sejumlah anak bermain air saat banjir melanda kawasan permukiman di Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 5 Oktober 2020. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

65 Pompa Apung Disebar ke Penjuru Jakarta

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Antara • 08 Oktober 2020 04:37
Jakarta: Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mendistribusikan 65 unit pompa apung ke suku dinas (sudin) di lima wilayah kota. Pompa ini dapat difungsikan untuk menangani genangan yang kerap terjadi di jalan-jalan dan permukiman warga dengan area yang sempit.
 
"Kami lakukan serah terima di Kantor Unit Alkal (Peralatan dan Perbekalan) di Pondok Gede, Jakarta Timur, ke lima wilayah di Jakarta. Masing-masing wilayah dapat 13 unit pompa apung," kata Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Menurut dia, total anggaran pembelian pompa yang disiagakan di kantor kecamatan rawan tergenang saat hujan deras itu mencapai Rp6,5 miliar yang diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Satu unit pompa seharga Rp100 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juaini menyebut pompa apung ini lebih fleksibel ketimbang pompa bergerak (mobil) yang selama ini dimiliki Dinas SDA dan suku dinas SDA di wilayah. Ukuran dan berat pompa apung lebih ringan.
 
Pompa apung ini, lanjut Juaini, bisa diangkat hanya dengan dua orang, sedangkan pompa bergerak harus diangkat setidaknya delapan hingga 10 orang. Selain itu, meski ukurannya lebih kecil, daya sedotnya cukup besar dengan diameter pipa satu meter.
 
"Daya sedotnya sekitar 50 liter per detik dan bentuknya sangat sederhana serta praktis dipakai di daerah dan jalan yang terjadi genangan. Kemudian bisa dipakai di permukiman, yang kalau kami pakai pompa mobil itu tidak masuk karena lokasinya jalan sempit. Nanti pompa ini tinggal diceburin saja karena namanya kan pompa apung. Selangnya bisa sampai 100 meter," ujar Juaini.
 
Baca: 105,47 Ton Sampah Diangkut Pascahujan di Jakarta
 
Penyerahan pompa ini sekaligus untuk mendukung program yang tengah berjalan yaitu gerebek lumpur. Dalam program ini, Dinas dan sudin SDA menggiatkan pengerukan lumpur yang ada di saluran mikro, penghubung, waduk, hingga sungai.
 
Dengan program itu, diharapkan kapasitas daya tampung tempat-tempat air itu menjadi bertambah. Dengan begitu, genangan dan banjir dapat dihindari.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif