Butuh Tiga Tahun Bangun Pengolahan Sampah Sunter

M Sholahadhin Azhar 25 Oktober 2018 11:19 WIB
tpst bantar gebang
Butuh Tiga Tahun Bangun Pengolahan Sampah Sunter
Ilustrasi. Sebuah alat berat tidak beroperasi untuk membersihkan sampah di TPSS Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (5/11). Foto: MI/Galih Pradipta
Jakarta: Pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana membangun pengolahan sampah atau intermediate treatment facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara. SM Corporate Secretary PT Jakpro Hani Sumarno menyebut butuh lebih dari dua tahun untuk membangun infrastruktur itu.

"(Selesai) 2022. Pokoknya menunggu tiga tahun ya," kata Hani saat dihubungi, Kamis, 25 Oktober 2018.

Menurutnya, saat ini tengah dirancang sistem pembangunan melalui dua perusahaan: Jakpro dan Fortum Power, perusahaan asal Finlandia sebagai perwakilan investor. Pasalnya, kata Hani, pembangunan murni menggunakan dana investor tanpa APBD. Sementara pendanaan sendiri membutuhkan dana tak sedikit.


"Kita butuh Rp3 triliun," imbuhnya.

Baca: Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Sunter Dibangun Desember

Hani belum bisa membeberkan skema investasi yang dipilih. Sebab, ada beberapa poin yang masih dalam pembahasan. Yang jelas, para pengembang ditarget untuk groundbreaking pada Desember 2018.

Di lapangan, kata Hani, pihaknya masih berkutat dengan pembebasan lahan. Badan Pengelolaan Aset Daerah DKI menurutnya belum tuntas menyediakan lahan. Apakah mau membebaskan atau menyewa lahan.

"Belum (rampung), kita lagi utak atik sama investor. Semoga beres," tandasnya.

Untuk diketahui, Jakpro membangun berdasarkan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 dan peraturan gubernur. Namun, pembangunan fasilitas itu dikatakan sama sekali tak memakai APBD.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id