Ilustrasi pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan
Ilustrasi pesepeda di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan

Sepeda Masuk Tol, Polisi Tunggu Izin PUPR

Nasional dki jakarta sepeda
Siti Yona Hukmana • 27 Agustus 2020 09:27
Jakarta: Kepolisian belum mengambil sikap terkait rencana penggunaan satu jalur Tol Lingkar Dalam untuk pesepeda. Usulan itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
"Kita tunggu jawaban dari PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumaah Rakyat) apakah diizinkan atau tidak," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2020.
 
Sambodo menuturkan akan membahas kesiapan anggota ketika usulan disetujui. Polisi lalu lintas (Polantas) perlu berjaga untuk mengawasi para pesepeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti kita kaji terlebih dahulu," ujar dia.
 
Anies Baswdan mengusulkan ruas jalan Tol Lingkar Dalam (Cawang-Tanjung Priok) menjadi sarana bersepeda. Usulan disampaikan ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada 11 Agustus 2020.

(Baca: Hanya Sepeda Balap Bisa 'Melenggang' di Tol)
 
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ruas jalan tol yang diusulkan menjadi sarana bersepeda mulai dari Kebon Nanas sampai Tanjung Priok. Ruas tol yang digunakan hanya satu sisi.
 
Dia menuturkan jalur tol di sisi barat ditutup dan dilakukan rekayasa lalu lintas. Alih fungsi jalan tol diusulkan berlaku pada Minggu, dari pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.
 
Namun, tak semua sepeda diperbolehkan memasuki ruas tol. Jalan sepanjang 12 kilometer itu hanya diperuntukkan bagi pengguna road bike atau sepeda balap.
 
(REN)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif