Sandi Bimbang Lepas Saham Bir
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno masih bimbang untuk melepas saham PT Delta Djakarta Tbk. Tahun lalu, deviden yang diberikan perusahaan minuman beralkohol itu sekitar Rp40 miliar.

"Ini yang lagi dilakukan kajian. Seperti kajiannya, kan dividennya Rp40 sampai Rp50 miliar, sedangkan nilai perusahaannya mungkin, portofolio DKI nilainya Rp1 triliun hingga RP1,5 triliun, misalnya. Itu kan kalau kita lihat perlu 30, 35, sampai 40 tahun untuk merecover," kata Sandi di Grand Sahid, Jakarta Pusat, Kamis 26 April 2018.

Belum lagi bicara soal time value of money. Menurutnya, perlu kajian untuk memastikan melepaskan saham bir atau mempertahankannya.


"Ini perlu kajian yang sangat mendasar untuk memastikan bahwa keputusan yang sudah cenderung akan diambil dalam beberapa minggu ke depan ini sudah bisa diberikan rasional. Kebijakan ini dasarnya landasannya kenapa kita ambil kebijakan ini," ujar dia.

Baca juga: Saham DKI di Perusahaan Bir di Tangan Anies

Suami Nur Asiah ini juga akan berkoordinasi dengan mitra serta jajaran direksi baru untuk mengambil keputusan. Untuk melepas saham perlu mengikuti tahapan sesuai dengan Undang-undang PT dan UU Pasar Modal.

"Kita ingin keputusan ini bisa dibuat sesegera mungkin. Setelah itu akan kita ikuti tahapan-tahapannya," kata dia.

Kemarin PT Delta Djakarta Tbk merombak jajaran direksinya. Posisi Kepala Badan Keuangan DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata sebagai Komisaris Utama PT Delta Djakarta digeser oleh Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang.

Baca juga: Penjualan Saham Dikhawatirkan Persulit Kontrol Miras

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Delta Djakarta Tbk.

Komisaris Utama: Sarman Simanjorang
Komisaris : Carlos M. Berba
Komisaris : Fumiaki Ozawa
Komisaris Independen : Reynato S. Puno
Komisaris Independen : Jeje Nurjaman

Direktur Utama : Jose Daniel Abellon Javier
Direktur Keuangan : Alan D.V Fernandez
Direktur : Webster A. Gonzales
Direktur : Arthur C. Mallari
Direktur Independen : Ronny Titiheruw



(MBM)