Pembangunan Tanggul Laut Fase A Berjalan Lambat

Nur Azizah 23 November 2018 08:31 WIB
banjir jakartatanggul pantai
Pembangunan Tanggul Laut Fase A Berjalan Lambat
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Teguh Hendarwan. Foto: Medcom.id/Intan Fauzi.
Jakarta: Pembangunan tanggul laut atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Jakarta Utara fase A berjalan lambat. Banyak warga yang menentang proyek nasional tersebut, utamanya di Kamal Muara.
 
"Jujur saja warga masih ada pertentangan, makanya kita agak lambat di sana . Tapi secara umum progres di lapangan sudah mencapai sekitar 40% untuk tahun ini," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Teguh Hendarwan kepada Medcom.id, Kamis, 22 November 2018.
 
Teguh mengungkapkan NCICD terbagi dalam tiga fase, A, B dan C. Proyek itu secara umum untuk menanggulangi naiknya permukaan air laut di Teluk Jakarta.
 
Dia menjelaskan, khusus untuk tanggul pantai di Pasar Ikan dan Kali Blencong di Jakarta Utara sudah mencapai 90% dan diperkirakan selesai akhir tahun ini. Sementara tanggul pantai di Kamal Muara baru 50%. "Blencong ditrrgetkan 2019 selesai," kata Teguh.
 
Teguh mengungkapkan, setiap kawasan memiliki panjang tanggul yang berbeda. Di Pasar Ikan, panjang tanggul sekitar 1,2 kilometer, sedangkan di Kamal Muara panjang tanggul 1,04 kilometer

Baca: Tanggul Raksasa Hindarkan Jakarta dari 2 Banjir Besar

Seharusnya, pengerjaan tanggul pantai di Kamal Muara sudah mencapai 700 meter. Namun terkendala dengan proses pembebasan lahan.
 
"Seharusnya totalnya sekitar 740 meter, tapi paling di sana baru sekitar 300 meter. Nanti kita kejar, kalau pernah ke Kamal Muara, itu ada jembatan yang dari mulai gelanggang olahraga sampai batas jembatan di sana, tempat pelelangan ikan, tahun ini kita kejar sampai di jembatan itu," terang Teguh.
 
Pembangunan tanggul pantai di tiga lokasi tersebut merupakan proyek NCICD fase A. Di mana seluruh proyeknya merupakan tanggung jawab dari Pemprov DKI Jakarta.






(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id